SBY-Boediono Masih Terpopuler
Tim Liputan 6 SCTV08/06/2009 19:04
Liputan6.com, Jakarta: Survei popularitas calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) terus bermunculan menjelang Pemilihan Presiden, 8 Juli mendatang. Salah satunya adalah hasil riset Lembaga Penelitian Pendidikan dan Penerangan Ekonomi Sosial (LP3ES) yang dirilis di Jakarta, Senin (8/6).
Survei yang dilakukan pada 3-4 Juni silam, menempatkan pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono paling banyak didukung dengan dukungan 54,9 persen responden. Sementara, Megawati Sukarnoputri-Prabowo Subianto didukung sekitar 9,7 persen. Sedang pasangan Jusuf Kalla-Wiranto berada diurutan paling buncit dengan dukungan 6,8 persen.
Survei dilakukan terhadap 2.000 responden di 15 kota besar Indonesia. Sampling dilakukan dengan metode acak sistematis berdasarkan daftar warga dalam buku telepon.
Sebelumnya, Lembaga Survei Indonesia (LSI), juga merilis hasil survei yang menunjukkan keunggulan SBY-Boediono. Pada survei yang berlangsung selama lima hari sejak 25 Mei silam itu, SBY-Boediono didukung 71 persen dari 3.000 responden. Namun, kredibilitas survei ini dipertanyakan karena penelitian dibiayai konsultas politik SBY-Boediono, Fox Indonesia.
Hasil survei berbeda ditunjukkan Lembaga Riset Informasi (LRI). Memang, pasangan SBY-Boediono masih berada di urutan teratas. Namun, pasangan ini diprediksi tak akan menang dalam satu putaran. Karena, hasil survey menunjukkan SBY-Boediono unggul tipis dari JK-Wiranto. Namun, kredibilitas survei LRI pun diragukan karena lembaga ini pernah membuat iklan dukungan untuk JK-Wiranto. (ZAQ/AND)
Survei yang dilakukan pada 3-4 Juni silam, menempatkan pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono paling banyak didukung dengan dukungan 54,9 persen responden. Sementara, Megawati Sukarnoputri-Prabowo Subianto didukung sekitar 9,7 persen. Sedang pasangan Jusuf Kalla-Wiranto berada diurutan paling buncit dengan dukungan 6,8 persen.
Survei dilakukan terhadap 2.000 responden di 15 kota besar Indonesia. Sampling dilakukan dengan metode acak sistematis berdasarkan daftar warga dalam buku telepon.
Sebelumnya, Lembaga Survei Indonesia (LSI), juga merilis hasil survei yang menunjukkan keunggulan SBY-Boediono. Pada survei yang berlangsung selama lima hari sejak 25 Mei silam itu, SBY-Boediono didukung 71 persen dari 3.000 responden. Namun, kredibilitas survei ini dipertanyakan karena penelitian dibiayai konsultas politik SBY-Boediono, Fox Indonesia.
Hasil survei berbeda ditunjukkan Lembaga Riset Informasi (LRI). Memang, pasangan SBY-Boediono masih berada di urutan teratas. Namun, pasangan ini diprediksi tak akan menang dalam satu putaran. Karena, hasil survey menunjukkan SBY-Boediono unggul tipis dari JK-Wiranto. Namun, kredibilitas survei LRI pun diragukan karena lembaga ini pernah membuat iklan dukungan untuk JK-Wiranto. (ZAQ/AND)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
