Pengusaha Diminta Bantu Program Penghijauan
Zumrotul M.02/06/2009 14:48
Liputan6.com, Mataram: Pengusaha diminta membantu program penghijauan areal hutan yang rusak, baik di dalam atau luar kawasan hutan di Nusa Tenggara Barat. "Sejumlah pengusaha yang masuk ke NTB untuk menanam modalnya di bidang kehutanan diharapkan membantu penghijauan kembali hutan yang rusak tersebut," kata Kepala Dinas Kehutanan NTB Hartina di Mataram, Selasa (6/2).
Ia mengatakan, lima pengusaha akan menjalankan program hutan tanaman industri baik di Pulau Sumbawa maupun Pulau Lombok yang masing-masing pengusaha akan melakukan penanaman kembali areal hutan rusak mulai dari 5.000 hektare hingga 75 ribu hektare. Upaya lain yang dilakukan pemerintah untuk menghijaukan hutan adalah program hutan kemasyarakatan.
"Jenis kayu yang ditanam antara lain kemiri, nangka, sukun, jambu mete, sengon. Masyarakat boleh mengambil hasilnya, namun kayunya tetap milik pemerintah," katanya. Ia menambahkan para pengusaha wajib melakukan penanaman dulu baru menebang pohon terutama jenis kayu yang umurnya delapan hingga 10 tahun.
Rehabilitasi lahan hanya bersifat pemeliharaan terhadap kegiatan yang telah dilakukan tahun sebelumnya dengan luas areal untuk 2008 sekitar 20 ribu hektare yang tersebar di seluruh kabupaten se-NTB dengan dana puluhan miliar rupiah. "Mulai 2007 pelaksanaan rehabilitasi lahan dilakukan oleh pemborong, dan pemerintah tidak akan membayar sebelum berhasil 70 persen,"kata dia.(ANTARA)
Ia mengatakan, lima pengusaha akan menjalankan program hutan tanaman industri baik di Pulau Sumbawa maupun Pulau Lombok yang masing-masing pengusaha akan melakukan penanaman kembali areal hutan rusak mulai dari 5.000 hektare hingga 75 ribu hektare. Upaya lain yang dilakukan pemerintah untuk menghijaukan hutan adalah program hutan kemasyarakatan.
"Jenis kayu yang ditanam antara lain kemiri, nangka, sukun, jambu mete, sengon. Masyarakat boleh mengambil hasilnya, namun kayunya tetap milik pemerintah," katanya. Ia menambahkan para pengusaha wajib melakukan penanaman dulu baru menebang pohon terutama jenis kayu yang umurnya delapan hingga 10 tahun.
Rehabilitasi lahan hanya bersifat pemeliharaan terhadap kegiatan yang telah dilakukan tahun sebelumnya dengan luas areal untuk 2008 sekitar 20 ribu hektare yang tersebar di seluruh kabupaten se-NTB dengan dana puluhan miliar rupiah. "Mulai 2007 pelaksanaan rehabilitasi lahan dilakukan oleh pemborong, dan pemerintah tidak akan membayar sebelum berhasil 70 persen,"kata dia.(ANTARA)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Berita Terpopuler
- Dua Kamerawan Terbaik SCTV Gugur dalam Tugas
- Teka Teki Jatuhnya Sukhoi
- Inilah 45 Nama Korban Tewas Sukhoi
- Puluhan Orang Tewas Tersambar Petir
- Hitung Jari Lebih Cepat dari Kalkulator
- KNKT: Parasut Tak Dipakai Pilot untuk Melarikan Diri
- Kedatangan Presiden SBY Ditolak Mahasiswa
- Seluruh Korban Sukhoi Teridentifikasi
- Mabes Polri Masih Evaluasi Konser Lady Gaga
- Basarnas Hentikan Pencarian Korban Sukhoi

