Bayi Berkaki Empat Dirujuk ke RSUPH Adam Malik
15/04/2009 17:03
Liputan6.com, Medan: Riski Sabilah dan Riska Sabilah, bayi malang berkaki empat asal Labuhan Batu, Sumatra Utara, yang lahir tiga hari lalu akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik, Medan, Rabu (15/4). Tim medis menyimpulkan, bayi tersebut terlahir sebagai kembar siam, namun tidak terjadi secara sempurna.
Bayi pasangan Asnul Marpaung dan Asnizar Tanjung ini kondisinya sangat memprihatinkan. Meski memiliki satu badan, sang bayi memiliki empat kaki dan empat tangan. Sementara, organ dalam tubuh bayi seperti jantung dan paru-paru normal.
Riski dan Riska kini dirawat di ruang Rindu B Rawat Inap Anak dan Prinatologi Instalasi. Sedangkan ibu bayi masih menjalani perawatan di RS Labuhan Batu. Menurut Anul Marpaung, saat istrinya mengandung tidak terlihat gejala akan adanya kelainan. Bahkan, sejak beberapa kali kontrol ke dokter, janin yang dikandung Asnizar dalam kondisi normal.
Direktur Pelayanan Medik RSUPH Adam Malik Medan, Azwan Hakmi Lubis mengungkapkan, sejauh ini kondisi kesehatan bayi masih stabil. Rencananya, pihak RSUPH Adam Malik akan mengadakan operasi pemisahan jika pada usia 11 bulan kondisi bayi tersebut terus membaik. Sementara untuk biaya operasi dan perawatan akan ditanggung oleh Dinas Kesehatan Rantau Parapat.(UPI/Yudhistira)
Bayi pasangan Asnul Marpaung dan Asnizar Tanjung ini kondisinya sangat memprihatinkan. Meski memiliki satu badan, sang bayi memiliki empat kaki dan empat tangan. Sementara, organ dalam tubuh bayi seperti jantung dan paru-paru normal.
Riski dan Riska kini dirawat di ruang Rindu B Rawat Inap Anak dan Prinatologi Instalasi. Sedangkan ibu bayi masih menjalani perawatan di RS Labuhan Batu. Menurut Anul Marpaung, saat istrinya mengandung tidak terlihat gejala akan adanya kelainan. Bahkan, sejak beberapa kali kontrol ke dokter, janin yang dikandung Asnizar dalam kondisi normal.
Direktur Pelayanan Medik RSUPH Adam Malik Medan, Azwan Hakmi Lubis mengungkapkan, sejauh ini kondisi kesehatan bayi masih stabil. Rencananya, pihak RSUPH Adam Malik akan mengadakan operasi pemisahan jika pada usia 11 bulan kondisi bayi tersebut terus membaik. Sementara untuk biaya operasi dan perawatan akan ditanggung oleh Dinas Kesehatan Rantau Parapat.(UPI/Yudhistira)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Berita Terpopuler
- Dua Kamerawan Terbaik SCTV Gugur dalam Tugas
- Teka Teki Jatuhnya Sukhoi
- Inilah 45 Nama Korban Tewas Sukhoi
- Puluhan Orang Tewas Tersambar Petir
- KNKT: Parasut Tak Dipakai Pilot untuk Melarikan Diri
- Hitung Jari Lebih Cepat dari Kalkulator
- Kedatangan Presiden SBY Ditolak Mahasiswa
- Seluruh Korban Sukhoi Teridentifikasi
- Mabes Polri Masih Evaluasi Konser Lady Gaga
- Basarnas Hentikan Pencarian Korban Sukhoi

