Massa Kaos Merah Masih Kepung Kantor PM Thailand

Massa Kaos Merah Masih Kepung Kantor PM Thailand
Massa demonstran kaos merah di Thailand.
13/04/2009 23:52
Liputan6.com, Bangkok: Bentrokan tentara Thailand dengan pengunjuk rasa antipemerintah berlanjut hingga Senin (13/4) malam. Meskipun tentara berhasil mengendalikan beberapa titik di Kota Bangkok yang semula menjadi pusat aksi, masa Kaos Merah tetap melanjutkan unjuk rasa di sekitar kantor perdana menteri.

Tentara Thailand telah mengambil alih monumen kemenangan dan kawasan Tuk Chai dan Makkasan Intersecsion serta Sanam Pao yang sebelumnya diblokir oleh massa Kaos Merah. Warga yang tidak ikut unjuk rasa ikut membantu tentara mengusir massa Kaos Merah. Para penentang pemerintah pun perlahan lahan menarik diri.

Kawasan ramai persilangan lalu lintas di Bangkok juga dijaga ketat tentara. Kepala Angkatan Bersenjata Thailand Songkitti Jaggabatara menyatakan akan menggunakan berbagai cara untuk mengembalikan keamanan. Sepanjang hari, ribuan tembakan dilepaskan tentara ke arah para pengunjuk rasa.

Namun menurut juru bicara militer yang ditembakan ke pengunjuk rasa hanya peluru kosong yang biasa digunakan dalam latihan dan tidak membahayakan jiwa. Hanya tembakan peringatan ke udara yang diklaim menggunakan peluru tajam. Sekitar 79 orang terluka atau cedera terkait unjuk rasa tersebut.

Meski sebagian wilayah Kota Bangkok kacau, tak berarti Perayaan Tahun Baru Budha yang jatuh hari ini terlupakan. Festival Air untuk menyambut tahun baru tetap berlangsung. Sejumlah remaja saling menodongkan pistol plastik yang digunakan menyemprotkan air kepada siapapun di sekitar mereka.

Festival Air menyambut Tahun Baru Budha biasanya melibatkan seluruh warga Thailand termasuk warga Bangkok. Bahkan kadang melibatkan mobil pemadam kebakaran. Namun situasi Kota Bangkok yang masih dilanda unjuk rasa masal anti Perdana Menteri Abhisit Vejajiva membuat perayaan kali ini tak seramai biasanya.(JUM)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video