Muspida Bali Bahas Penyelesaian Kasus KKM
04/03/2009 23:38
Liputan6.com, Denpasar: Musyawarah Pimpinan Daerah Bali menggelar pertemuan khusus membahas kasus Koperasi Karangasem Membangun (KKM) di kantor Gubernur, Rabu (4/3). Upaya penyelesaian kasus terus diusahakan agar tak menimbulkan gejolak sosial yang lebih parah di Kabupaten Karangasem yang dikenal miskin.
Pertemuan dihadiri seluruh unsur dan perwakilan Bank Indonesia termasuk perwakilan anggota KKM. Pertemuan membahas penutupan KKM dan penyelesaiannya. Hingga kini, dari sekitar Rp 500 miliar lebih uang anggota koperasi, baru sekitar Rp 300 miliar yang diselamatkan Kepolisian Derah Bali. Penelusuran aset koperasi pun terus dilakukan [baca: Uang Anggota KKM Berhasil Diselamatkan].
Dalam pertemuan itu, Kepala Polda Bali Inspektur Jenderal Teuku Ashikin Husein kembali menyampaikan alasannya penutupan KKM. Menurut Kapolda, penutupan dilakukan karena KKM telah menyalahi Undang-Undang Perbankan dan untuk melindungi masyarakat dari kerugian yang lebih besar. Gubernur juga meminta masukan dari perwakilan warga yang hadir.
Pertemuan berhasil menyepakati pembentukan tim independen yang bertugas menelusuri aset koperasi yang belum terlacak. Tim itu juga bertugas mendata seluruh anggota koperasi dan jumlah dana yang diinvestasikan. Selain itu, turut serta mengawasi kinerja aparat. Alasan penutupan KKM serta jumlah dana yang bisa dikembalikan akan segera disosialisasi.(UPI/Putu Setiawan)
Pertemuan dihadiri seluruh unsur dan perwakilan Bank Indonesia termasuk perwakilan anggota KKM. Pertemuan membahas penutupan KKM dan penyelesaiannya. Hingga kini, dari sekitar Rp 500 miliar lebih uang anggota koperasi, baru sekitar Rp 300 miliar yang diselamatkan Kepolisian Derah Bali. Penelusuran aset koperasi pun terus dilakukan [baca: Uang Anggota KKM Berhasil Diselamatkan].
Dalam pertemuan itu, Kepala Polda Bali Inspektur Jenderal Teuku Ashikin Husein kembali menyampaikan alasannya penutupan KKM. Menurut Kapolda, penutupan dilakukan karena KKM telah menyalahi Undang-Undang Perbankan dan untuk melindungi masyarakat dari kerugian yang lebih besar. Gubernur juga meminta masukan dari perwakilan warga yang hadir.
Pertemuan berhasil menyepakati pembentukan tim independen yang bertugas menelusuri aset koperasi yang belum terlacak. Tim itu juga bertugas mendata seluruh anggota koperasi dan jumlah dana yang diinvestasikan. Selain itu, turut serta mengawasi kinerja aparat. Alasan penutupan KKM serta jumlah dana yang bisa dikembalikan akan segera disosialisasi.(UPI/Putu Setiawan)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Berita Terpopuler
- Dua Kamerawan Terbaik SCTV Gugur dalam Tugas
- Teka Teki Jatuhnya Sukhoi
- Inilah 45 Nama Korban Tewas Sukhoi
- Puluhan Orang Tewas Tersambar Petir
- Hitung Jari Lebih Cepat dari Kalkulator
- KNKT: Parasut Tak Dipakai Pilot untuk Melarikan Diri
- Kedatangan Presiden SBY Ditolak Mahasiswa
- Seluruh Korban Sukhoi Teridentifikasi
- Mabes Polri Masih Evaluasi Konser Lady Gaga
- Basarnas Hentikan Pencarian Korban Sukhoi

