Pemerintah Jamin Harga Beras Tidak Naik
27/08/2008 17:41
Liputan6.com, Jakarta: Pasokan beras di Pasar Induk Cipinang, Jakarta Timur, saat ini ditambah dari 2.200 ton menjadi 2.900 ton per hari. Penambahan pasokan ini dilakukan Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik atau Perum Bulog buat mengantisipasi tingginya permintaan menjelang bulan puasa dan Lebaran.
Direktur Utama Perum Bulog Mustafa Abubakar yakin kebutuhan akan beras yang selalu meningkat setiap bulan suci Ramadan akan terpenuhi dan harga beras bakal stabil. Jaminan pimpinan Bulog ini berlaku untuk stok pasar nasional. Artinya, konsumen beras di seluruh Indonesia tak perlu khawatir harga beras naik.
Ternyata, dalam dua hari terakhir, harga kebutuhan pokok di Solo, Jawa Tengah, terus merambat naik. Semua jenis beras naik Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu per kuintal. Ini akibat berkurangnya pasokan beras ke pasaran, menyusul berlangsungnya musim kemarau dan berakhirnya masa panen para petani.
Di Semarang, Jawa Tengah, harga beras dan berbagai kebutuhan pokok, terutama daging, turut naik. Diperkirakan, kenaikan akan berlangsung terus hingga datangnya Idulfitri.
Sedangkan di Bengkulu, kebutuhan yang kenaikan harganya paling besar adalah daging. Bila sebelumnya harga dari peternak ke pedagang Rp 50 ribu, kini mencapai Rp 55 ribu hingga Rp 58 ribu per kilogram. Konsumen pun harus merogoh kocek hingga sebesar Rp 70 ribu.(ANS/Tim Liputan 6 SCTV)
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Berita Terpopuler
- Dua Kamerawan Terbaik SCTV Gugur dalam Tugas
- Teka Teki Jatuhnya Sukhoi
- Inilah 45 Nama Korban Tewas Sukhoi
- Puluhan Orang Tewas Tersambar Petir
- Hitung Jari Lebih Cepat dari Kalkulator
- KNKT: Parasut Tak Dipakai Pilot untuk Melarikan Diri
- Kedatangan Presiden SBY Ditolak Mahasiswa
- Seluruh Korban Sukhoi Teridentifikasi
- Mabes Polri Masih Evaluasi Konser Lady Gaga
- Basarnas Hentikan Pencarian Korban Sukhoi

