Pemerintah Menggalang Zakat untuk Rehabilitasi Hutan
21/09/2006 19:57
Liputan6.com, Jakarta: Pemerintah berencana menggalang dana zakat, infaq, dan sadaqoh, untuk membiayai rehabilitasi hutan dan lahan kritis di Indonesia. Pemerintah berjanji dana itu akan dikelola dengan baik dan tidak mengurangi bagian masyarakat miskin yang berhak menerima zakat. Gagasan untuk menggunakan dana zakat, infaq, dan sodaqoh untuk rehabilitasi hutan kritis dituangkan dalam nota kesepakatan bersama Departemen Kehutanan, Departemen Agama, dan instansi terkait di Jakarta, Kamis (21/9).
Program ini akan berjalan selama tiga tahun dan dilakukan Badan Amil Zakat dan Sodaqoh yang dibentuk pemerintah. Menteri Kehutanan M.S. Kaban mengatakan, program ini bertujuan memulihkan 238 daerah yang mengalami kerusakan hutan dan lahan. Bachrul Chayat, Sekretaris Jenderal Depag menjamin alokasi dana zakat, infaq, dan sodaqoh tidak akan mengurangi bagian rakyat miskin yang berhak menerima.
Program ini akan berjalan selama tiga tahun dan dilakukan Badan Amil Zakat dan Sodaqoh yang dibentuk pemerintah. Menteri Kehutanan M.S. Kaban mengatakan, program ini bertujuan memulihkan 238 daerah yang mengalami kerusakan hutan dan lahan. Bachrul Chayat, Sekretaris Jenderal Depag menjamin alokasi dana zakat, infaq, dan sodaqoh tidak akan mengurangi bagian rakyat miskin yang berhak menerima.
Bachrul menambahkan, zakat yang selama ini dikelola Depag tetap berjalan. "Ini kita mendorong sifatnya individu dan institusi yang concern terhadap hutan," kata Bachrul.
Kaban mengatakan, zakat bisa diserahkan pada lembaga yang sudah disepakati. Lembaga ini kemudian akan merelokasi dana itu, termasuk untuk rehabilitasi hutan dan lahan.
Pemerintah memprioritaskan penggalangan dana zakat dari kalangan dunia usaha dan para pengusaha kehutanan. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk menciptakan kesempatan usaha dan mengatasi pengangguran yang diduga menjadi penyebab utama kerusakan hutan dan lahan di Indonesia yang dalam setahun mencapai satu juta hektare.(TNA/Zulkarnain dan Prihandoyo)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Berita Terpopuler
- Dua Kamerawan Terbaik SCTV Gugur dalam Tugas
- Teka Teki Jatuhnya Sukhoi
- Inilah 45 Nama Korban Tewas Sukhoi
- Puluhan Orang Tewas Tersambar Petir
- Hitung Jari Lebih Cepat dari Kalkulator
- KNKT: Parasut Tak Dipakai Pilot untuk Melarikan Diri
- Kedatangan Presiden SBY Ditolak Mahasiswa
- Seluruh Korban Sukhoi Teridentifikasi
- Mabes Polri Masih Evaluasi Konser Lady Gaga
- Basarnas Hentikan Pencarian Korban Sukhoi

