Turis Angkasa Luar Pertama Tiba di Amerika
11/05/2001 07:38
Liputan6.com, Los Angeles: "Ternyata bumi sangat indah dipandang dari luar angkasa". Itulah sebaris kalimat pertama yang diucapkan Dennis Tito, jutawan Amerika Serikat yang berhasil menjadi turis pertama dunia di luar angkasa, setibanya di Bandar Udara Internasional Los Angeles, California. Dengan menumpang pesawat komersial Rusia, Aerofolt, Tito tiba kembali di kota asalnya, Los Angeles, Rabu (9/5) siang. Penerbangan selama beberapa jam dari Bandara Internasional Moscow [baca: Turis Pertama Ruang Angkasa Tiba di Bumi] hingga Los Angeles ini menjadi rangkaian akhir melengkapi perjalanan panjang Tito menelusuri Stasiun Internasional Angkasa Luar Alpha.
Tito berharap, apa yang dilakukan dia, bisa menjadi inspirasi manusia lain yang berkeinginan mencapai impian. "Saya menghabiskan usia 60 tahun di bumi dan delapan hari di luar angkasa. Itu adalah dua kehidupan yang terpisah," ujar konglomerat Negeri Paman Sam ini. Tito juga berkeyakinan, upayanya itu bermanfaat bagi Lembaga Angkasa Luar AS, NASA. Sebab, bisa berdampak baik buat hubungan antara AS dan Rusia.
Wali Kota Los Angeles Richard Riordan tampaknya menyambut aksi Tito. Dia mendeklarasikan hari penyambutan Tito di Los Angeles sebagai hari istimewa "kosmonot" Dennis Tito. Bahkan, Tito juga dianugerahkan sebuah plakat warga istimewa kota. Dalam acara penyambutan itu terlihat hadir dua putra Tito, Brad dan Michael.
Tito memang fenomena. Pelancong antariksa berusia 60 tahun baru saja kembali ke bumi setelah mengakhiri delapan hari wisata istimewanya di angkasa luar. Kala itu, Tito menumpang pesawat luar angkasa Rusia Soyuz sejak Ahad, 29 April 2001. Meski, telah mengeluarkan dana sekitar US$ 20 juta, tamasya Tito itu sempat diprotes mitra Rusia [baca: Denis Tito, Wisatawan Ruang Angkasa Pertama]. Sementara NASA sendiri berpendapat, pengiriman orang awam ke luar bumi bisa mengganggu kerja Stasiun Luar Angkasa.(COK/Jsi)
Tito berharap, apa yang dilakukan dia, bisa menjadi inspirasi manusia lain yang berkeinginan mencapai impian. "Saya menghabiskan usia 60 tahun di bumi dan delapan hari di luar angkasa. Itu adalah dua kehidupan yang terpisah," ujar konglomerat Negeri Paman Sam ini. Tito juga berkeyakinan, upayanya itu bermanfaat bagi Lembaga Angkasa Luar AS, NASA. Sebab, bisa berdampak baik buat hubungan antara AS dan Rusia.
Wali Kota Los Angeles Richard Riordan tampaknya menyambut aksi Tito. Dia mendeklarasikan hari penyambutan Tito di Los Angeles sebagai hari istimewa "kosmonot" Dennis Tito. Bahkan, Tito juga dianugerahkan sebuah plakat warga istimewa kota. Dalam acara penyambutan itu terlihat hadir dua putra Tito, Brad dan Michael.
Tito memang fenomena. Pelancong antariksa berusia 60 tahun baru saja kembali ke bumi setelah mengakhiri delapan hari wisata istimewanya di angkasa luar. Kala itu, Tito menumpang pesawat luar angkasa Rusia Soyuz sejak Ahad, 29 April 2001. Meski, telah mengeluarkan dana sekitar US$ 20 juta, tamasya Tito itu sempat diprotes mitra Rusia [baca: Denis Tito, Wisatawan Ruang Angkasa Pertama]. Sementara NASA sendiri berpendapat, pengiriman orang awam ke luar bumi bisa mengganggu kerja Stasiun Luar Angkasa.(COK/Jsi)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Berita Terpopuler
- Dua Kamerawan Terbaik SCTV Gugur dalam Tugas
- Teka Teki Jatuhnya Sukhoi
- Inilah 45 Nama Korban Tewas Sukhoi
- Puluhan Orang Tewas Tersambar Petir
- KNKT: Parasut Tak Dipakai Pilot untuk Melarikan Diri
- Hitung Jari Lebih Cepat dari Kalkulator
- Kedatangan Presiden SBY Ditolak Mahasiswa
- Seluruh Korban Sukhoi Teridentifikasi
- Mabes Polri Masih Evaluasi Konser Lady Gaga
- Basarnas Hentikan Pencarian Korban Sukhoi

