Iran Menggelar Pemilu, Khatami Mencalonkan Diri
05/05/2001 19:39
Liputan6.com, Jakarta: Presiden Iran Mohammad Khatami mencalonkan diri untuk Pemilu Kepresidenan yang akan berlangsung pada 8 Juni mendatang. Pemimpin gerakan reformis Iran tersebut berjanji akan melanjutkan reformasi sosial politik bila menjabat empat tahun lagi sebagai presiden iran.
Khatami tiba di Departemen Dalam Negeri Teheran Jumat (4/5) pukul 11.30 siang, untuk mengisi formulir aplikasi pencalonan diri. Khatami yang sekarang menjabat sebagai Presiden Iran, hendak kembali mencalonkan diri untuk Pemilu yang akan dilaksanakan. Bila terpilih dalam Pemilu, ia akan kembali menjabat posisi presiden untuk periode empat tahun lagi.
Pemimpin berusia 58 tahun ini memang memiliki popularitas luas di kalangan masyarakat Iran dan diyakini oleh sejumlah pengamat politik akan mengalahkan kandidat-kandidat lainnya, termasuk yang berhaluan garis keras. Dikatakan Khatami, program pertama Iran mengenai peningkakan kebebasan berpolitik, diterima mayoritas rakyatnya. Sementara itu, kelompok garis keras menyebutnya mengkhianati prinsip-prinsip Revolusi Islam 1979.
Sebagai presiden saat ini, kekuasaan eksekutif Khatami sangat sedikit. Lembaga yudikatif, angkatan bersenjata, aparat keamanan, dan pers dikendalikan kelompok berhaluan garis keras yang mendasari tindakannya pada pemimpin tinggi Ayatollah Ali Khamenei.RSB/Nlg
Khatami tiba di Departemen Dalam Negeri Teheran Jumat (4/5) pukul 11.30 siang, untuk mengisi formulir aplikasi pencalonan diri. Khatami yang sekarang menjabat sebagai Presiden Iran, hendak kembali mencalonkan diri untuk Pemilu yang akan dilaksanakan. Bila terpilih dalam Pemilu, ia akan kembali menjabat posisi presiden untuk periode empat tahun lagi.
Pemimpin berusia 58 tahun ini memang memiliki popularitas luas di kalangan masyarakat Iran dan diyakini oleh sejumlah pengamat politik akan mengalahkan kandidat-kandidat lainnya, termasuk yang berhaluan garis keras. Dikatakan Khatami, program pertama Iran mengenai peningkakan kebebasan berpolitik, diterima mayoritas rakyatnya. Sementara itu, kelompok garis keras menyebutnya mengkhianati prinsip-prinsip Revolusi Islam 1979.
Sebagai presiden saat ini, kekuasaan eksekutif Khatami sangat sedikit. Lembaga yudikatif, angkatan bersenjata, aparat keamanan, dan pers dikendalikan kelompok berhaluan garis keras yang mendasari tindakannya pada pemimpin tinggi Ayatollah Ali Khamenei.RSB/Nlg
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Berita Terpopuler
- Dua Kamerawan Terbaik SCTV Gugur dalam Tugas
- Teka Teki Jatuhnya Sukhoi
- Inilah 45 Nama Korban Tewas Sukhoi
- Puluhan Orang Tewas Tersambar Petir
- Hitung Jari Lebih Cepat dari Kalkulator
- KNKT: Parasut Tak Dipakai Pilot untuk Melarikan Diri
- Kedatangan Presiden SBY Ditolak Mahasiswa
- Seluruh Korban Sukhoi Teridentifikasi
- Mabes Polri Masih Evaluasi Konser Lady Gaga
- Basarnas Hentikan Pencarian Korban Sukhoi

