Dirjen Bea dan Cukai Sidak Pelabuhan Tanjungpriok


Dirjen Bea dan Cukai Sidak Pelabuhan Tanjungpriok
Anwar Supriyadi (paling kiri) saat sidak di Pelabuhan Tanjungpriok.
03/05/2006 08:45
Liputan6.com, Jakarta: Tiga hari setelah resmi menjabat Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Anwar Supriyadi menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pelabuhan Tanjungpriok, Jakarta Utara, Selasa (2/5). Mantan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia ini dengan mudah menemukan berbagai penyimpangan dan lambatnya sistem komputer.

Anwar juga menemukan manipulasi dokumen impor. Dalam dokumen dituliskan, dua buah peti kemas berisi rubber band atau karet yang diimpor oleh PT Goldindo Primatama Sweater, perusahaan baju hangat. Namun, pada kenyataannya saat dua kontainer itu dibuka berisi tekstil asal Cina. Akibat pemalsuan dokumen ini, negara kemungkinan dirugikan Rp 1,2 miliar.

Praktik pemalsuan dokumen impor ini memang marak di Tanah Air. Salah satu penyebabnya pihak Bea dan Cukai dianggap terlalu longgar dalam pengawasan. Ada baiknya, pemerintah meningkatkan pengawasan. Apalagi, pemerintah menargetkan pendapatan dari pajak dan cukai sebesar Rp 469,3 triliun. Sementara hingga kini, pemerintah baru menerima sekitar 25 persen dari target itu.(DNP/Aryo Adi Prabowo dan Jopie Jacob)


adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video