G7 Diminta Bekerja Sama dengan Negara Berkembang
24/04/2006 09:23
Liputan6.com, Washington DC: Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia sepakat meminta negara-negara maju bekerja sama dengan negara-negara berkembang menutupi kebutuhan minyak dunia. Kerja sama itu bisa berupa peningkatan investasi produksi minyak di negara berkembang dengan tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan. Demikian dikemukakan Presiden Bank Dunia Paul Wolfowitz saat menutup pertemuan antara Bank Dunia dan IMF di Washington D.C., Amerika Serikat, Ahad (23/4) [baca: IMF-Bank Dunia Membahas Dampak Kenaikan Harga Minyak].
Menurut Wolfowitz, baik Bank Dunia maupun IMF meyakini saat ini dunia masih memiliki cadangan energi dalam jumlah besar, khususnya di sejumlah negara berkembang. Karena itu, mereka berharap pembuat kebijakan negara-negara maju yang tergabung dalam kelompok G7 segera melakukan penyesuaian untuk menganstipasi dampak kenaikan harga minyak mentah dunia US$ 74 per barel. Harapan tersebut akan disampaikan dalam pertemuan dengan kelompok G7 yang akan dilakukan dalam waktu dekat.(ORS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Berita Terpopuler
- Dua Kamerawan Terbaik SCTV Gugur dalam Tugas
- Teka Teki Jatuhnya Sukhoi
- Inilah 45 Nama Korban Tewas Sukhoi
- Puluhan Orang Tewas Tersambar Petir
- Hitung Jari Lebih Cepat dari Kalkulator
- KNKT: Parasut Tak Dipakai Pilot untuk Melarikan Diri
- Kedatangan Presiden SBY Ditolak Mahasiswa
- Seluruh Korban Sukhoi Teridentifikasi
- Mabes Polri Masih Evaluasi Konser Lady Gaga
- Basarnas Hentikan Pencarian Korban Sukhoi

