Penderita Kusta di Ternate Hidup Memprihatinkan

Penderita Kusta di Ternate Hidup Memprihatinkan
Mansyur, penderita kusta di Ternate.
24/12/2005 02:32
Liputan6.com, Ternate: Sekitar 200 penderita kusta di Kota Ternate, Maluku Utara, hidup dalam kondisi memprihatinkan, Jumat (23/12). Mereka harus bekerja membanting tulang sebab Pemerintah Kota Ternate tak pernah lagi memberi bantuan. Keluarga Ade Mansyur, misalnya, harus mencari nafkah sebagai  pemecah batu. Tapi Mansyur tak dapat memecahkan batu sebanyak orang normal. Kondisi tangannya tak lengkap karena termakan kusta.

Selain itu, penghasilan Mansyur yang memiliki lima anak juga tidak menentu, berkisar Rp 200 ribu hingga Rp 400 ribu per bulan. Atau tergantung banyak batu yang dipecahkan. Menurut Aina, istri Mansyur yang juga pernah menderita kusta, keluarganya tak lagi menerima bantuan bahan pokok dari Pemkot Ternate sejak dua tahun silam. Sejak itu suaminya harus bekerja keras menjadi tukang batu.

Selain sebagai tukang batu, ada juga penderita kusta yang berjualan bensin untuk sekedar menyambung hidup. Para penderita  menyesalkan sikap Pemkot Ternate yang menutup rumah sakit kusta yang sebelumnya beroperasi di lokasi dekat kediaman mereka. Saat ini, untuk berobat mereka harus ke pusat kesesehatan masyarakat terdekat.(MAK/Sawaludin)


adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video