Guruh Minta Megawati Tidak Mencalonkan Diri  

Danang Sumirat
10/02/2010 19:31
Liputan6.com, Nganjuk: Pertarungan memperebutkan Ketua Umum PDI Perjuangan mulai memanas. Di hadapan ratusan kader PDI Perjuangan di Nganjuk, Jawa Timur, Rabu (10/2), Guruh Sukarnoputra meminta sang kakak, Megawati Sukarnoputri, agar tak lagi mencalonkan diri untuk memimpin partai. Selain sudah lama memimpin partai, Guruh menganggap perlu adanya generasi baru menggantikan kepemimpinan.

"Meminta Mbak Mega istirahat dan digantikan saya," kata Guruh. "Mbak Mega harus memahami sikon yang ada dan harus memutuskan secara arif." [baca: Guruh: Akar Rumput Ingin Perubahan di PDIP]. 

Sebagai kader partai, Guruh mengaku tidak perlu meminta restu kepada siapapun untuk maju menjadi kandidat ketua umum. Bila selama ini ia meminta restu kepada Megawati, Guruh menganggap hal tersebut sebagai hubungan kakak adik semata [baca: Guruh Soekarnoputra Didukung Megawati].

Dalam kesempatan ini, Guruh mengungkapkan tekadnya maju sebagai calon ketua umum pada kongres PDI Perjuangan April mendatang untuk menyelamatkan partai berlambang banteng mocong putih itu. Ia menilai, kondisi partai kini terus merosot ditambah banyaknya kader-kader di sekitar Megawati yang terus memanfaatkan situasi untuk tujuan pribadi. "Istilahnya kaum kapitalis, kaum liberalis pada masuk PDIP dan sampai sekarang duduk di elit PDIP. Inilah yang harus benahi dan harus kita musnahkan dari PDIP" ucap Guruh.

Hingga kini, Guruh mengklaim enam pengurus DPD tingkat provinsi telah memberikan dukungan kepadanya. Di antaranya Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, Sumatra Utara, dan Papua. Namun, pencalonan Guruh tampaknya akan terganjal dengan mekanisme pemilihan ketua umum. Sebab, cara pemilihan sesuai dengan SK DPP No 435 dimana sistem penjaringannya tanpa melibat pengurus tingkat ranting. Untuk itu, kubu Guruh kini berupaya membatalkan SK tersebut.(BOG)


Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code