Pengamat: Kinerja Pemerintah Hanya Omongan  

Tim Liputan 6 SCTV
27/01/2010 19:01
Liputan6.com, Jakarta: Besok genap terhitung 100 hari Kinerja Kabinet Indonesia Bersatu II yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono. Perihal progam 100 hari SBY-Boediono, pengamat politik Yudi Latief menilai kinerja mereka sekadar omongan dan mengandalkan program pencitraan.

"Perkara anda mau mundur atau tidak itu soal nanti. Tapi publik mengatakan mandat anda secara moral kami tarik. Anda tak punya hak moral lagi untuk memimpin," kata Yudi di Jakarta, Rabu (27/1). Bagi Yudi, tak ada hasil signifikan dengan rapor yang merah semua.

Terkait pendapat Yudi, banyak muncul tudingan masyarakat seputar 100 kinerja KIB II lambat dan tak fokus. Soal ini dibantah Partai Demokrat. Ketua Dewan Pimpinan Pusat PD Sutjipto mengatakan, penyebab ketidakjelasan program 100 hari pemerintahan SBY-Boediono karena diganggu dari tiga jurusan. Serangan dari kelompok koruptor, partai yang kalah pemilihan legislatif dan kelompok yang kalah pemilihan presiden. "Pada waktu pemilihan Pansus saja kan koalisi tidak kompak," tutur Sutjipto.

Data dari dua lembaga survei menunjukkan, kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Yudhoyono melorot akibat kasus Bank Century. Tapi Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha mengatakan, penurunan popularitas tak mengkhawatirkan. "Meskipun disampaikan hasil evaluasinya adalah penurunan, tapi itu masih dalam toleransi yang tinggi," jelas Julian.

Sebagai contoh hasil suvei dari Lembaga Indo Barometer dan Lembaga Survei Indonesia yang dilakukan bulan ini. Hasilnya menunjukkan kepuasan masyarakat terhadap kinerja presiden menurun. Data Indo Barometer menyebutkan, kepuasan masyarakat menurun dari 90 persen pada survei Agustus 2009 dan kini hanya 74,5 persen. Sedangkan survei dari Lembaga Suvei Indonesia menyebutkan, kepuasan masyarakat terhadap kinerja presiden tinggal 70 persen.

Melalui survei, masyarakat sudah menyuarakan pendapatnya. Kini saatnya Presiden SBY menunjukan kepada bangsa, mampu memimpin lebih dari 200 juta rakyat Indonesia.(AIS)


Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code