Dr Cheong Lai Leng - Skin Pigmentation
Accredited Dermatologist For Skin Problems & Aesthetics. 6836 1480.
www.LLCheongSkin.com/singapore
Accredited Dermatologist For Skin Problems & Aesthetics. 6836 1480.
www.LLCheongSkin.com/singapore
Dr Ann Tan - Women & Fetal Centre
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
Berita Terpopuler
- Ical Minta Kader Golkar Dukung Penyelidikan Century
- Ikut Demonstasi, Serikat Pekerja Diminta Tak Anarkis
- Pansus Batal Berikan Kesimpulan Sementara
- Soal Garuda di Armani, Pemerintah Diminta Bersikap
- Survei Membuktikan, Popularitas SBY Turun
- Jusuf Kalla: Wapres Kalah dari Camat
- Peluang Ayu Azhari Menipis
- Pansus Gagal Rumuskan Kesimpulan Sementara
- Menko Polhukam: Jangan Bertindak Anarki
- Pengamat: Kinerja Pemerintah Hanya Omongan
Satu Desember, Mahasiswa Akan Sambangi DPR
Ahmad Salman26/11/2009 20:36
Liputan6.com, Jakarta: Sejumlah tokoh intelektual dan pimpinan ormas pemuda akan bergabung dengan mahasiswa untuk berunjuk rasa di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, 1 Desember nanti. Mereka hendak menyuarakan pemberantasan korupsi secara menyeluruh. Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Ton Abdillah dalam siaran pers yang diterima ANTARA di Jakarta, Kamis (26/11).
Mereka yang bersepakat demo adalah para peserta "Mimbar Demokrasi, Selamatkan Indonesia dari Korupsi!" yang diadakan di halaman Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, pada 23-25 November silam. Massa bertekad "mengepung" Gedung Wakil Rakyat saat sidang paripurna DPR pada 1 Desember.
Sejumlah orator yang menyampaikan keprihatinan dan pandangannya pada acara "Mimbar Demokrasi, Selamatkan Indonesia dari Korupsi!" antara lain Ton Abdillah, Sekjen Presidium GMNI Cokro Wibowo, Sures (Presidium KMHDI), Romo Benny Susetyo, Ray Rangkuti (KOMPAK), dan Abdul Mukti (Direktur CDCC).
Ton mengatakan, mimbar kebangsaan digelar sebagai upaya untuk mempersatukan kekuatan kritik yang saat ini sedang tumbuh di tengah kelompok "civil society". Menurut Ton, kegundahan publik atas kasus kriminalisasi KPK dan skandal Bank Century harus disalurkan menjadi energi untuk mendorong perubahan yang lebih nyata dalam tatanan kehidupan bangsa dan negara.
Kasus pelemahan KPK dan skandal Bank Century, imbuh Ton, adalah kejahatan yang harus dilawan tanpa kompromi. "Uang negara sebesar Rp 6,7 triliun yang digunakan dalam bailout Bank Century harus dikembalikan dan semua aktor yang terlibat dihukum seberat-beratnya," ucap Ton.
Lebih jauh To menyatakan pada Hari Antikorupsi 9 Desember, massa akan menggelar aksi serupa di lapangan silang Monumen Nasional Jakarta. Langkah itu buat mendorong perubahan untuk Indonesia lebih baik tanpa korupsi.(AIS/ANS)
Mereka yang bersepakat demo adalah para peserta "Mimbar Demokrasi, Selamatkan Indonesia dari Korupsi!" yang diadakan di halaman Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, pada 23-25 November silam. Massa bertekad "mengepung" Gedung Wakil Rakyat saat sidang paripurna DPR pada 1 Desember.
Sejumlah orator yang menyampaikan keprihatinan dan pandangannya pada acara "Mimbar Demokrasi, Selamatkan Indonesia dari Korupsi!" antara lain Ton Abdillah, Sekjen Presidium GMNI Cokro Wibowo, Sures (Presidium KMHDI), Romo Benny Susetyo, Ray Rangkuti (KOMPAK), dan Abdul Mukti (Direktur CDCC).
Ton mengatakan, mimbar kebangsaan digelar sebagai upaya untuk mempersatukan kekuatan kritik yang saat ini sedang tumbuh di tengah kelompok "civil society". Menurut Ton, kegundahan publik atas kasus kriminalisasi KPK dan skandal Bank Century harus disalurkan menjadi energi untuk mendorong perubahan yang lebih nyata dalam tatanan kehidupan bangsa dan negara.
Kasus pelemahan KPK dan skandal Bank Century, imbuh Ton, adalah kejahatan yang harus dilawan tanpa kompromi. "Uang negara sebesar Rp 6,7 triliun yang digunakan dalam bailout Bank Century harus dikembalikan dan semua aktor yang terlibat dihukum seberat-beratnya," ucap Ton.
Lebih jauh To menyatakan pada Hari Antikorupsi 9 Desember, massa akan menggelar aksi serupa di lapangan silang Monumen Nasional Jakarta. Langkah itu buat mendorong perubahan untuk Indonesia lebih baik tanpa korupsi.(AIS/ANS)
Dr Cheong Lai Leng - Skin Pigmentation
Accredited Dermatologist For Skin Problems & Aesthetics. 6836 1480.
www.LLCheongSkin.com/singapore
Accredited Dermatologist For Skin Problems & Aesthetics. 6836 1480.
www.LLCheongSkin.com/singapore
Dr Ann Tan - Women & Fetal Centre
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
