Pemimpin Media Massa Nasional Kumpul di Istana  

Anri Syaiful
22/11/2009 20:17

Liputan6.com, Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengumpulkan pemimpin media massa nasional dalam acara silaturahmi di Istana Negara, Jakarta, Ahad (22/11) malam. Acara yang dimulai pukul 19.30 WIB itu terbilang mendadak karena sebelumnya tidak dijadwalkan dalam agenda kegiatan Presiden pada 22 November 2009. Media massa baru mendapatkan pemberitahuan siang tadi.

Seperti diwartakan ANTARA, sebelum acara dimulai, Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha menegaskan Presiden pada Senin besok sesuai janjinya akan mengumumkan sikap pemerintah atas rekomendasi Tim Independen Verifikasi Fakta dan Proses Hukum kasus Chandra M. Hamzah dan Bibit Samad Rianto atau yang dikenal dengan Tim Delapan [baca: Menunggu Langkah Tegas Presiden SBY].

Julian juga menjelaskan pada Minggu Presiden Yudhoyono telah memanggil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Bambang Hendarso Danuri dan Jaksa Agung Hendarman Supandji. Pemanggilan terkait laporan dua institusi tersebut atas rekomendasi Tim Delapan yang menyarankan penghentian penyidikan kasus Chandra dan Bibit karena dinilai tidak cukup bukti.

Tak hanya memanggil Kapolri dan Jaksa Agung, Presiden hari ini juga memanggil menteri-menteri terkait, Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, dan Ketua Mahkamah Agung Harifin A. Tumpa untuk meminta saran dan masukan. "Tadi Presiden telah memanggil menteri-menteri terkait bidang polhukam (politik hukum dan keamanan), kemudian Ketua MK, juga Ketua MA, untuk membahas mengenai bagaimana pertimbangan atau saran-saran dari pimpinan lembaga tersebut. Di samping itu Presiden telah menerima Jaksa Agung dan Kapolri di Istana hari ini yang mana intinya cari solusi terbaik," tuturnya.

Namun, Julian tidak mau membeberkan kesimpulan yang didapat oleh pemerintah untuk menyikapi polemik kasus Chandra dan Bibit yang belum juga usai. "Adapun hal mengenai lebih lanjut proses dari kesimpulan pertemuan hari ini akan disampaikan oleh Presiden secara langsung, besok. Jadi untuk solusi terbaik atas kasus Chandra dan Bibit, saya kira tidak akan saya berikan hari ini karena melampaui kewenangan saya sebagai juru bicara," jelas Julian.

Di tengah kisruh kasus Chandra dan Bibit, sebelumnya pemerintah sudah mengumpulkan pemimpin media massa di Departemen Komunikasi dan Informatika pada akhir Oktober silam.(ANS)



Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code