Ketua MPR Minta Pelantikan DPR Sederhana  

Zumrotul Muslimin
08/09/2009 16:36
Liputan6.com, Jakarta: Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mengimbau agar prosesi pelantikan anggota DPR periode 2009-2014 pada 1 Oktober nanti digelar dengan sederhana. "Anggaran yang telah dialokasikan KPU (Komisi Pemilihan Umum) tak harus dihabiskan seluruhnya," kata Hidayat di Jakarta, Selasa (8/9) seperti dikutip ANTARA.

Hidayat berharap, KPU, Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR, DPD, dan MPR bisa mempertimbangkan betul kondisi keuangan negara yang terbatas serta kondisi masyarakat, terutama yang masih dilanda bencana alam. Menurut dia substansi pelantikan bukan pada kemewahannya, tapi pada komitmennya untuk menjadi Wakil Rakyat.

Alat-alat kelengkapan seperti tas, pin dan sebagainya, imbuh Hidayat, adalah persoalan artifisial yang tak terlalu prinsip. "Kalau bisa secara sederhana kenapa harus mewah," katanya. Hidayat menambahkan, pelantikan anggota DPR prinsipnya diselenggarakan secara wajar dan proporsional.

Sementara itu Sekretaris Jenderal KPU Suripto Bambang Setiyadi mengatakan pihaknya menganggarkan dana Rp 11 miliar untuk pelantikan anggota DPR dan DPD. Menuut Suripto, anggaran di antaranya untuk membiayai penginapan, transportasi pulang dan pergi ke Jakarta, uang saku, perlengkapan seperti tas, dan seragam panitia.

Anggota Dewan yang dilantik diundang ke Jakarta sejak 28 September hingga 1 Oktober yang jadi tanggungan KPU. "Dari total dana pelantikan, alokasi terbesar untuk transportasi, hotel, uang saku," katanya sambil menambahkan, "Anggaran KPU untuk pelantikan anggota DPR dan DPD diusulkan KPU dan telah disetujui Departemen Keuangan dan DPR".

Dari Rp 11 miliar untuk pelaksanaan pelantikan anggota DPR dan DPD, sebesar Rp 2,87 miliar untuk biaya akomodasi, konsumsi, dan hotel, pengadaan tas Rp 115,5 juta, penyediaan jasa kendaraan bus AC dan ambulans Rp 251,9 juta, penyediaan jasa, jaket, baju batik, dan hem Rp 149,9 juta, serta uang saku Rp 2 juta per orang.(JUM/ANS)


Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada 1 Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda
munawaroh @ Selasa, 22 September 2009 | 17:54
say setuju sekali pak... memang tak seharusnya kita menghamburkan uang di tengah keadaan yang sulit seperti sekarang ini.

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code