Para Capres Diminta Bersikap Ksatria  

Tim Liputan 6 SCTV
10/07/2009 16:56
Liputan6.com, Jakarta: Sekitar 100 anggota Komite Aksi Masyarakat Pendukung Amanat Konstitusi (Kampak) berunjuk rasa di Gedung Komisi Pemilihan Umum, Jakarta Pusat, Jumat (10/7) pagi. Massa meminta para calon presiden dan wakilnya tidak mengintervensi KPU selama proses penghitungan suara. Selain berorasi, massa juga membawa seekor kambing hitam. Ini merupakan simbol agar para capres dan cawapres bersikap ksatria jika nantinya kalah dalam pemilu sehingga tidak menyalahkan KPU atau mencari kambing hitam. Berita selengkapnya di video.(TES/ANS)


Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada 4 Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda
monarica @ Sabtu, 11 Juli 2009 | 10:27
ya!! sgt benar !! jgn di salahkan KPU trus donk.. kasihan .. KPU saya rsa juga sudah maksimal mensosialisasikan.. namun itu trgntung rkyt itu sndiri bgaimna bsa mencernanya.
ARYOPUTRA @ Jumat, 10 Juli 2009 | 22:22
terimalah kekalahan dgn hati legowo.jgn menyalahnkan kpu trs,kpu krg apa ?...soal dpt.bkn nya kpu dah sosialisasi pada msarakat bagi yg blm terdaptar namanya harap mendaftarkan dri ke tmpat pendafraran jadi kurang apa. akui aja kekalahan anda. merdeka indonesia
Abel Adam @ Jumat, 10 Juli 2009 | 21:33
Kalau Sudah Kalah Janganlah Macam2 sebab Rakayat yang Menentukan Jangan Menyalahkan siapa2,tapi salahkanlah diri Anda Sendiri sudahkah saya berbuat Untuk Rakyat Indonesia?Kalau belum berbuat Banyak Akuilah Kekalahan Anda Habis toh Juga Ngotot2pun tidak akan merubah keadaan Jadilah Negarawan jangan Jadi Orang Kerdil
Ulya @ Jumat, 10 Juli 2009 | 19:09
Benar...!!! Para Capres dan cawapres harus bersikap ksatira, menerima kemenangan dan kekalahan dengan besar hati tidak perlu mencari-cari kesalahan dan menyudutkan satu pihak karena itu hanya membuat suasana menjadi keruh. Pemimpin Ataupun Calon Pemimpin Yg Baik harus bs meredam susana dg cara yg arif dan bijaksana, agar dpt di contoh oleh masyarakatnya. MERDEKA...!!!

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code