Pulang Pesta, Wartawan Tewas Ditembak  

Restia Juwita
26/12/2009 17:34
Liputan6.com, Meksico City: Alberto Velazquez, wartawan dari surat kabar De Tulum Expresiones tewas ketika meninggalkan pesta liburan di Tulum, kota wisata di kawasan Karibia, Meksiko, Selasa silam. Selama bekerja menjadi wartawan, Velazquez telah menulis artikel kritis terhadap pejabat lokal.

Menurut Komite Perlindungan Jurnalis Meksiko, Velazquez telah menerima surat ancaman. Rekan korban bercerita, Velazquez ditembak oleh seorang bersenjata yang menggunakan sepeda motor. Ia yakin bahwa kejadian ini berhubungan dengan tulisan Velazquez.

Seperti dilansir Associated Press, Jumat (25/12), Juni silam, Velazquez mendirikan sebuah surat kabar dan bekerja sebagai pengacara. Ini berdasarkan keterangan dari Asosiasi Wartawan dari Riviera Maya, sebuah kelompok pers lokal. Dijelaskan pula, ketika Velazquez sedang sekarat, ia menuding sekutu Wali Kota Tulum bertanggung jawab atas kematiannya. Tapi asosiasi Wali Kota, Marciano Dzul mengutuk pembunuhan dan mengatakan pemerintahnya tidak akan membiarkan tindakan seperti itu.

Tulum adalah sebuah pantai kota sekitar 129 kilometer, sebelah selatan Cancun, yang menarik banyak wisatawan karena populer dengan reruntuhan pesisir Mayan.

Menurut Komite Perlindungan Jurnalis (CPJ), paling tidak 17 wartawan terbunuh di Meksiko sejak 1992. "Meksiko telah menjadi negara berisiko tinggi untuk pekerja jurnalistik," tulis Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Meksiko. "Sebanyak 57 reporter telah terbunuh sejak 2000 dan delapan lainnya hilang," tambahnya.

Serangan terhadap wartawan, termasuk pembunuhan, melemparkan bahan peledak di kantor surat kabar, pemukulan dan bentuk-bentuk pelecehan lain telah meningkat selama satu dekade terakhir. Lantaran itulah, Komisi menuntut agar pihak berwenang Negara Bagian Quintana Roo menyelidiki pembunuhan Velazquez.(RST/ANS)



Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code