Kapal Kargo Tenggelam di Perairan Lebanon  

Restia Juwita
19/12/2009 00:46
Liputan6.com, Tripoli: Tim penyelamat berupaya mencari para penumpang sebuah kapal kargo tenggelam di perairan Lebanon yang diamuk badai. Sedikitnya sembilan anak buah kapal (ABK) tewas dan puluhan orang lainnya hilang. Demikian diberitakan Associated Press, Jumat (18/12).

Kapal kargo berbendera Panama mengangkut ribuan domba dan hewan ternak lainnya pada Kamis silam, saat hujan turun lebat. Seorang perwira senior militer Lebanon mengatakan, setidaknya 35 orang masuk dalam daftar orang yang masih hilang. Dari 83 awak kapal, 39 orang selamat, dan sembilan orang ditemukan tewas terbujur kaku. Para ABK dikabarkan berasal dari Inggris, Australia, Rusia. Libanon, Suriah, Pakistan, Filipina, dan Uruguay.

Kapal tersebut diyakini telah berlayar dari Uruguay menuju Suriah, dan masuk sekitar 17 kilometer dari wilayah kota pelabuhan Tripoli, Lebanon, pada Kamis sore. Nicola Dazies, pejabat politik di Kedutaan Inggris, membenarkan ada dua warga negara Inggris di kapal tersebut, dan belum diketahui nasibnya.

Jumat ini para regu penyelamat berusaha melanjutkan operasi penyelamatan meskipun gelombang sekarang sedang tinggi. Tim Palang Merah juga ikut serta memberi bantuan kepada korban yang selamat. Salah satu awak kapal dari Pakistan yang selamat, Ahmad Khan, mengatakan sebelum kapal tenggelam para ABK sempat merasakan guncangan hebat. Kapten kemudian memerintahkan untuk mengenakan rompi dan melompat ke dalam air.

Upaya penyelamatan ini sedang dilaksanakan oleh Angkatan Laut Lebanon, pasukan penjaga perdamaian PBB, dua kapal sipil dan dua helikopter Inggris dari Siprus. Para pasukan penjaga perdamaian UNIFIL mengatakan korban yang selamat telah diberi perawatan medis di atas kapal Maritime Task Force.

"Ini adalah peristiwa yang sangat tragis dan kami penjaga perdamaian UNIFIL Maritime Task Force melakukan usaha semaksimal mungkin untuk menyelamatkan nyawa para korban," kata komandan UNIFIL, Mayor Jenderal Claudio Graziano. "Kami berharap bahwa upaya kita bersama dengan angkatan laut Lebanon akan membantu meminimalkan jumlah korban," ucapnya.

Pekan lalu, sebuah kapal barang menuju pelabuhan Israel tenggelam dalam badai cuaca di perairan internasional di dekat pantai Lebanon. Enam dari 12 awak diselamatkan. Kapal dipimpin dari Yunani ke utara pelabuhan Haifa, Israel.(RST/ANS)


Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code