Serangan Bom Tewaskan Puluhan Orang di Pakistan  

Astrid Puspasari
08/12/2009 11:58
Liputan6.com, Lahore: Dua ledakan bom yang berkekuatan dahsyat mengguncang pasar yang ramai pengunjung di Kota Lahore, Pakistan, Senin (7/12). Seperti diwartakan situs Financial Times, kepolisian setempat mengungkapkan, peristiwa tersebut mengakibatkan sedikitnya 20 orang tewas dan 50 orang korban luka-luka. Diperkirakan, jumlah korban akan bertambah, mengingat masih banyak orang yang terperangkap di reruntuhan bangunan.

Serangan itu membuat situasi keamanan di negeri itu memburuk. Apalagi, ledakan bom ini terjadi hanya berselang sehari setelah serangan bom bunuh diri di Peshawar, yang menewaskan 10 orang dan mencederai lebih dari 30 orang. Lantaran itulah, Mahkamah Agung Pakistan kemudian mengadakan perundingan untuk memutuskan dapat tidaknya kasus-kasus korupsi yang melibatkan Presiden Asif Ali Zardari dan ribuan pejabat dibuka kembali.

Kekuasaan Presiden Asif Ali Zardari kini berada di bawah tekanan. Sebab, pihak oposisi menginginkan Presiden memberikan beberapa kekuasaan eksekutif kepada Perdana Menteri Yousuf Raza Gilani. Bahkan, bukan tak mungkin dapat melemahkan otoritas Presiden dalam perang dengan Taliban yang menyeret bantuan ekonomi.

Seorang pejabat militer di Islamabad memperingatkan bahwa serangan yang terjadi di Lahore sebagai tanda bertambah aktifnya kelompok-kelompok seperti Lashkar-e-Taiba. "Ada bahaya besar bahwa kelompok-kelompok ini mungkin bekerja tidak hanya mengguncang Pakistan, tetapi juga menciptakan ketegangan antara India dan Pakistan," kata dia. "Kelompok-kelompok ini mungkin akan berusaha untuk memperoleh manfaat dari friksi India-Pakistan karena friksi seperti itu akan menjauhkan fokus dari kampanye melawan Taliban."(AST/ANS)


Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code