Pemukim Yahudi dan Warga Palestina Bentrok  

02/12/2009 07:56
Liputan6.com, Yerusalem Timur: Seorang warga Palestina mengamuk saat mengetahui rumahnya di kawasan permukiman Palestina di Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur, diambil alih oleh seorang warga Yahudi bersama keluarganya, Selasa (1/12). Dibantu sejumlah aktivis asing dan pro Palestina asal Israel, warga Palestina tersebut melayangkan pukulan tongkat bertubi-tubi ke arah pria Yahudi tersebut.
 
Insiden ini memicu reaksi keras utusan PBB untuk Timur Tengah Robert Serry. Melalui juru bicaranya Richard Miron, Serry mendesak Israel untuk serius menghentikan proyek permukiman Yahudi di wilayah Palestina. Miron menambahkan, aksi provokatif hanya akan mengundang ketegangan baru.

Kecaman tak kalah keras disuarakan anggota parlemen Uni Eropa, Luisa Morgantini. Mantan wakil presiden parlemen Uni Eropa ini bahkan menegaskan sudah saatnya Yerusalem Timur dijadikan ibukota negara Palestina. Morgantini berharap upayanya akan mendapat dukungan 27 negara Uni Eropa.

Sikap reaktif warga Palestina dipicu keputusan Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu untuk membekukan proyek permukiman Yahudi selama sepuluh bulan. Namun keputusan itu tidak berlaku di Yerusalem Timur.(IAN)


Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code