Pemerintah Swiss Larang Pembangunan Menara Masjid  

Tim Liputan 6 SCTV
30/11/2009 07:59
Liputan6.com, Jenewa: Pemerintah Swiss memberlakukan larangan pembangunan menara masjid. Peraturan ini keluar setelah digelar referendum yang diikuti rakyat Swiss pada Ahad (29/11). Hasil referendum menunjukkan 57 persen pemilih setuju pemerintah tak lagi mengeluarkan izin pembangunan menara masjid. Adapun larangan pembangunan menara ini digagas Partai Rakyat Swiss.

Meskipun sudah dilarang, pemerintah Swiss tetap membolehkan empat menara yang telah ada tetap berdiri. Pemerintah Swiss juga sebenarnya berharap warga memberi suara "tidak" terhadap pelarangan itu karena dikhawatirkan berpengaruh buruk pada hubungan Swiss dengan negara-negara Islam. Di Swiss, dari 7,5 juta lebih warganya, 400 ribu di antaranya memeluk Islam.(JUM)


Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada 4 Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda
Bobby Felix @ Selasa, 01 Desember 2009 | 17:24
Nah di Indonesia, utk mendirikan tempat ibadah harus dilakukan "Referendum lokal" dimana dalam "Referendum lokal" tsb penduduk di sekitar tempat ibadah akan berdiri ditanya apakah setuju (mengizinkan) pembangunan tempat ibadah tsb...
yakub @ Senin, 30 November 2009 | 10:17
tidak apa-apa tdk usah pake menara juga bagus ko yang penting mengisi dan beribadah di dlm mesjidnya diramekan & membantu penduduk sekitarnya jadi syiarnya lebih dahsyat di banding bangun menara
adi @ Senin, 30 November 2009 | 09:34
wah....alhamdulilah sahabat semakin banyak di negeri itu, Mudah mudahan berkembang terus ..MAJU terus...Allah menyertai kita
sun @ Senin, 30 November 2009 | 09:00
kebanyakan orang eropa tidak menyukai orang jerman karena mereka dianggap rasis. Tapi kita bisa menilai siapa sebenarnya yang rasis.....Swiss adalah negeri yang terkenal amat sangat netral, tapi dimana ya netral-nya, dan dalam hal apa? Pantaskah Swiss untuk tetap disebut sebagai negara netral? Bukan bermaksud sara, namun.....di negara-negara yang islam sebagai minoritas, saya melihat mereka sangat terjajah, sebaliknya di negara-negara yang islam adalah mayoritas, saya melihat agama lain bisa lebih bebas. Bersyukur saya hidup di Indonesia, bermacam-macam suku, agama, bahasa daerah, tradisi dan seabrek lainnya yang beragam......tapi keributan selalu bisa diredam. Indonesia itu memang seperti Pelangi, keindahannya ada pada warnanya yang beragam.

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code