Tersangka Pembantaian Filipina Menyerahkan Diri  

Tim Liputan 6 SCTV

Andal Ampatuan Junior saat menyerahkan diri. (Inset: Andal Ampatuan Junior)
27/11/2009 00:25
Liputan6.com, Shariff Aguak: Andal Ampatuan Junior, tersangka pembantaian massal menyerahkan diri kepada seorang penasihat Presiden Filipina Gloria Macapagal Arroyo, Jesus Dureza di Ibukota Maguindanao, Shariff Aguak, Kamis (26/11). Tersangka yang juga walikota di Provinsi Maguindanao itu menyerahkan diri setelah keluarga Ampatuan berunding dengan Dureza. Sebelumnya, Keluarga Ampatuan yang merupakan kalangan pejabat terkemuka diperingatkan akan menghadapi serangan militer jika tidak segera menyerahkan Andal.

Kendati menyerahkan diri, Andal tetap terlihat percaya diri dan membantah membantai 57 pendukung kandidat Gubernur Maguindanao Ismael Mangudadatu dan 18 wartawan. Ia mendatangi polisi untuk membuktikan dirinya tak bersalah.

Klan Ampatuan diketahui berperan penting membantu Arroyo dan pendukungnya memenangi Pemilihan Umum Presiden 2004 dan Pemilu Senat 2007. Namun dengan peristiwa ini partai Arroyo, Lakas-Kampi CMD, mengeluarkan Andal Ampatuan dari partai. Keputusan yang diambil dalam rapat darurat, Rabu malam kemarin, itu juga memberi sanksi serupa kepada ayah dan kakak Andal.

Pada pencarian selama tiga hari terakhir, polisi menemukan jasad korban di antaranya istri dan dua saudara Ismael Mangudadatu [baca: Lagi, Belasan Korban Tewas Pembantai Politik Ditemukan].(ZAQ)


Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code