Ledakan Bom di Afghanistan Tewaskan Satu Keluarga  

25/11/2009 07:17
Liputan6.com, Khost: Enam warga sipil tewas menyusul ledakan bom yang kembali mengguncang Afghanistan, Selasa (24/11) waktu setempat. Para korban meninggal saat bom menghantam kendaraan yang ditumpangi satu keluarga itu ketika melintas di wilayah Matun, Kota Khost. Bom diduga diletakkan di bawah sebuah tangki air di tepi jalan.

Dua Tersangka Skandal Susu di Cina Dieksekusi Mati

Liputan6.com, Shijiazhuang: Pemerintah Cina mengeksekusi mati dua tersangka skandal susu terkontaminasi yang menyebabkan enam anak tewas dan lebih dari 300 ribu lainnya sakit. Pengadilan Kota Shijiazhuang menyatakan, Zhang Yujun dan Geng Jinping bersalah karena sengaja memproduksi dan menjual susu bercampur melamin. Campuran ini memicu timbulnya gagal ginjal. Sedangkan pimpinan perusahaan Sanlu yang membuat susu bermelamin diganjar hukuman penjara seumur hidup.

Jutaan Tempat Tidur Bayi Ditarik dari Peredaran

Liputan6.com, New York: Sekitar 2,1 juta tempat tidur bayi buatan perusahaan Stork Craft ditarik dari peredaran di penjuru Amerika Serikat dan Kanada. Kebijakan diambil menyusul tewasnya empat bayi di bawah lima tahun. 147 buah di antaranya berlabel Fischer Price. Produk tempat tidur bayi itu dinilai berbahaya karena salah satu sisinya yang dapat dinaikturunkan mudah terlepas. Sehingga jika ibu si bayi lengah, tubuh bayi bisa terperangkap dan mati lemas karena terjepit.

Koma Puluhan Tahun, Pria di Belgia Siuman

Liputan6.com, Brussels: Rom Houben, pria asal Brussels, Belgia, berhasil siuman. Houben sudah koma selama 23 tahun akibat kecelakaan lalu lintas. Pria berusia 46 tahun itu mengaku selama koma indera pendengaran berfungsi dengan baik. Namun seluruh tubuhnya lumpuh.

Selama 23 tahun keluarga Houben menolak semua diagnosa dokter yang memvonis tak lagi punya harapan hidup. Houben berhasil siuman setelah dokter ahli syaraf, Steven Laureys, menggunakan teknik pemindaian terbaru. Laureys menemukan sebenarnya aktivitas otak Heuben berjalan normal. Korban tidak koma namun hanya kehilangan kendali atas tubuhnya. Selengkapnya lihat video berikut ini.(AIS)


Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code