Online Business Opportunity
Kerja Part time 100% online. Income RM3k- RM95k seminggu. Daftar segera
www.kerjaonline2u.com
Kerja Part time 100% online. Income RM3k- RM95k seminggu. Daftar segera
www.kerjaonline2u.com
Berita Terpopuler
- Kerja Pansus Akan Jadi Petunjuk KPK
- Megawati: Kasus Century Lanjut ke Ranah Hukum
- Akbar Faisal yang Tidak Sekadar Mengatakan "Iya"
- Mubarok: Kesetiaan dan Pengkhianatan Menuai Buah
- Rekomendasi Soal Bank Century Siap Dikirim
- Megawati: Hormati Rekomendasi DPR
- Teroris Aceh Tak Pengaruhi Kunjungan Obama
- Ketua Demokrat Temui Taufik Kiemas
- Syarif Hasan: Tidak Ada Barter
- Dugaan Barter Kasus Bergulir
Ledakan Tambang di Cina, 31 Tewas
Tessa Filzana Sari21/11/2009 13:54
Liputan6.com, Beijing: Sebuah ledakan gas menimpa tambang batu bara di Provinsi Heilongjiang, Cina utara, Sabtu (21/11). Seperti diwartakan Associated Press, sedikitnya 31 orang tewas dan 82 lainnya masih terjebak di sepertiga mil atau 500 meter di bawah tanah.
Pejabat Pemerintah untuk Keselamatan Kerja menyatakan, terdapat 528 orang sedang bekerja di tambang Xinxing saat ledakan terjadi pada pukul 02.30 waktu setempat itu. Sebanyak 389 pekerja berhasil menyelamatkan diri.
China Central Television melaporkan, ledakan diakibatkan oleh penumpukan gas hingga memecahkan kaca jendela yang berada dalam jarak 20 meter dari pusat tambang. Tambang tersebut berlokasi dekat perbatasan dengan Rusia, sekitar 400 kilometer sebelah utara dari ibukota provinsi Heilongjiang, Harbin.
Tambang Xinxin dioperasikan oleh salah satu perusahaan top di Cina, Hegang, yang merupakan cabang dari grup Heilongjiang Longmei Holding Mining. Dalam situsnya tertulis, Hegang memiliki lebih dari 88.000 karyawan.
Tambang-tambang di Cina dikenal paling berbahaya di dunia. Banyak tambang yang dioperasikan dengan mengabaikan prosedur keselamatan,seperti kurangnya ventilasi atau peralatan pengendalian kebakaran.
Pada Februari lalu, ledakan di tambang batu bara Tunlan di Provinsi Shanxi menewaskan 77 orang, dan menjadi kecelakaan industri terburuk yang terjadi di negara Tirai Bambu itu.(TES/SHA)
Pejabat Pemerintah untuk Keselamatan Kerja menyatakan, terdapat 528 orang sedang bekerja di tambang Xinxing saat ledakan terjadi pada pukul 02.30 waktu setempat itu. Sebanyak 389 pekerja berhasil menyelamatkan diri.
China Central Television melaporkan, ledakan diakibatkan oleh penumpukan gas hingga memecahkan kaca jendela yang berada dalam jarak 20 meter dari pusat tambang. Tambang tersebut berlokasi dekat perbatasan dengan Rusia, sekitar 400 kilometer sebelah utara dari ibukota provinsi Heilongjiang, Harbin.
Tambang Xinxin dioperasikan oleh salah satu perusahaan top di Cina, Hegang, yang merupakan cabang dari grup Heilongjiang Longmei Holding Mining. Dalam situsnya tertulis, Hegang memiliki lebih dari 88.000 karyawan.
Tambang-tambang di Cina dikenal paling berbahaya di dunia. Banyak tambang yang dioperasikan dengan mengabaikan prosedur keselamatan,seperti kurangnya ventilasi atau peralatan pengendalian kebakaran.
Pada Februari lalu, ledakan di tambang batu bara Tunlan di Provinsi Shanxi menewaskan 77 orang, dan menjadi kecelakaan industri terburuk yang terjadi di negara Tirai Bambu itu.(TES/SHA)
Online Business Opportunity
Kerja Part time 100% online. Income RM3k- RM95k seminggu. Daftar segera
www.kerjaonline2u.com
Kerja Part time 100% online. Income RM3k- RM95k seminggu. Daftar segera
www.kerjaonline2u.com
