Online Business Opportunity
Kerja Part time 100% online. Income RM3k- RM95k seminggu. Daftar segera
www.kerjaonline2u.com
Kerja Part time 100% online. Income RM3k- RM95k seminggu. Daftar segera
www.kerjaonline2u.com
Cheap Air Travel
Huge Discount On Air Travel. Save up to 65% Book Your Travel Online
www.bestairtraveldiscount.info
Huge Discount On Air Travel. Save up to 65% Book Your Travel Online
www.bestairtraveldiscount.info
Effective Knee Arthritis Treatment
One of SG's leading orthopaedic & sports injury specialist. Call now.
www.ortho.com.sg
One of SG's leading orthopaedic & sports injury specialist. Call now.
www.ortho.com.sg
Berita Terpopuler
- Mubarok: Kesetiaan dan Pengkhianatan Menuai Buah
- Rekomendasi Soal Bank Century Siap Dikirim
- Megawati: Hormati Rekomendasi DPR
- Teroris Aceh Tak Pengaruhi Kunjungan Obama
- Ketua Demokrat Temui Taufik Kiemas
- Syarif Hasan: Tidak Ada Barter
- Dugaan Barter Kasus Bergulir
- Presiden Gelar Rapat Sebelum Bertolak ke Australia
- Teroris Aceh Tak terkait Kedatangan Obama
- Mega Tunggu Putusan Hukum Kasus Suap Deputi Senior BI
Myanmar Desak Barat Cabut Sanksi
Iswardani20/08/2009 17:20
Liputan6.com, Yangon: Pemerintah Myanmar mendesak negara-negara Barat agar mencabut sanksi ekonomi. Hal ini diminta Yangon agar negara tersebut mampu memodernisasi diri dan menjadi negara demokratis. Demikian pernyataan yang muncul di tiga koran pemerintah, seperti dilansir Reuters, Kamis (20/8).
Dalam pernyataan itu, juga muncul pujian atas langkah Amerika Serikat yang menghendaki junta militer yang kini berkuasa tidak dijatuhkan. Langkah tersebut, menurut pemerintah Myanmar, harus diikuti dengan pencabutan sanksi ekonomi. "Semakin sering kelompok antipemerintah memanfaatkan sanksi ekonomi sebagai cara menekan pemerintah, semakin jauh pula tujuan demokrasi yang diharapkan rakyat," demikian tertulis surat kabar tersebut. Yangon menganggap pencabutan sanksi ekonomi menjadi penting guna mengubah haluan negara menjadi negara lebih demokratis. Pernyataan tersebut juga menyampaikan ketidakmungkinan pemerintah junta militer Myanmar dijatuhkan lantaran dianggap sukses meningkatkan kemakmuran dan nilai perdagangan.
Desakan Myanmar muncul setelah senator Amerika Serikat Jim Webb berkunjung ke Myanmar dan dibebaskannya John Yettaw, warga negara AS yang terkait kasus Aung San Suu Kyi. Selama ini, AS dan Uni Eropa menjatuhkan sansi ekonomi pada Yangon agar negara tersebut mau melakukan reformasi.(YUS)
Dalam pernyataan itu, juga muncul pujian atas langkah Amerika Serikat yang menghendaki junta militer yang kini berkuasa tidak dijatuhkan. Langkah tersebut, menurut pemerintah Myanmar, harus diikuti dengan pencabutan sanksi ekonomi. "Semakin sering kelompok antipemerintah memanfaatkan sanksi ekonomi sebagai cara menekan pemerintah, semakin jauh pula tujuan demokrasi yang diharapkan rakyat," demikian tertulis surat kabar tersebut. Yangon menganggap pencabutan sanksi ekonomi menjadi penting guna mengubah haluan negara menjadi negara lebih demokratis. Pernyataan tersebut juga menyampaikan ketidakmungkinan pemerintah junta militer Myanmar dijatuhkan lantaran dianggap sukses meningkatkan kemakmuran dan nilai perdagangan.
Desakan Myanmar muncul setelah senator Amerika Serikat Jim Webb berkunjung ke Myanmar dan dibebaskannya John Yettaw, warga negara AS yang terkait kasus Aung San Suu Kyi. Selama ini, AS dan Uni Eropa menjatuhkan sansi ekonomi pada Yangon agar negara tersebut mau melakukan reformasi.(YUS)
Online Business Opportunity
Kerja Part time 100% online. Income RM3k- RM95k seminggu. Daftar segera
www.kerjaonline2u.com
Kerja Part time 100% online. Income RM3k- RM95k seminggu. Daftar segera
www.kerjaonline2u.com
Cheap Air Travel
Huge Discount On Air Travel. Save up to 65% Book Your Travel Online
www.bestairtraveldiscount.info
Huge Discount On Air Travel. Save up to 65% Book Your Travel Online
www.bestairtraveldiscount.info
Effective Knee Arthritis Treatment
One of SG's leading orthopaedic & sports injury specialist. Call now.
www.ortho.com.sg
One of SG's leading orthopaedic & sports injury specialist. Call now.
www.ortho.com.sg
