Fathurrahman: Kemaluan Saya Disetrum  

Tim Liputan 6 SCTV
05/07/2009 18:58
Liputan6.com, Kairo: Penyiksaan terhadap empat mahasiswa Indonesia yang diduga sebagai teroris di Kairo, Mesir, melebihi batas kemanusiaan. Salah seorang korban bernama Fathurrahman mengungkapkan penyiksaan yang dialaminya. Saat diinterogasi, Fathurrahman ditelanjangi. Kemudian celana yang tadinya dikenakan dijadikan tali pengikat kaki. Sementara mata ditutupi dengan baju Fathurrahman sendiri. Selama ditanyai beberapa pertanyaan, tangan kanan Fathurrahman diinjak oleh polisi Mesir. Bahkan, bagian vital tubuhnya disetrum listrik. "Kemaluan saya disetrum tujuh kali," ujar Fathurrahman kepada SCTV melalui telepon dari Kairo, Ahad (5/7).

Fathurrahman mengatakan, polisi menangkap dirinya bersama tiga temannya karena diduga sebagai anggota jaringan teroris Ikhwanul Muslimin. Memang, target utama penangkapan adalah rekan satu kosan yang lain. Namun, seluruh penghuni kosan digiring ke kantor polisi untuk diinterogasi. Fathurrahman juga membenarkan, kecurigaan terhadap dirinya karena memampang poster pejuang Palestina Syekh Ahmad Yasin di dinding kamar.

Departemen Luar Negeri melalui Kedutaan Besar RI di Kairo telah mengajukan nota keprihatinan dan protes [baca: Indonesia Protes Pemerintah Mesir]. Tapi hingga kini, pemerintah Mesir belum merespon nota tersebut. Besok, Duta Besar RI untuk Mesir A.M. Fachir dijadwalkan bertemu dengan pihak kementerian luar negeri Mesir.(ZAQ/LUC)


Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada 9 Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda
muhamad amien @ Selasa, 07 Juli 2009 | 16:46
turut prihatin dengan kejadian ini,kepada pemerintah tolong dong di jaga dengan baik semua anggota masyarakat yg ada di luar negri,sebagai muslim saya mengutuk tindakan polisi mesir yg berlebihan CURIGA YES KEKERASAN NO.
catur @ Selasa, 07 Juli 2009 | 11:09
tul tuh.....pasang aj bendera RI ato soekarno-hatta ato sodara, ortu, Lebih pas, org si Yasin manknya bantu Indonesia?byk tuh org2 pake jaket bendera palestina, tp dia nggak ad bendera indonesia manknya dia hidup dmn???pakailah adat dan aturan hidup sendiri.GBU
abah anom @ Selasa, 07 Juli 2009 | 06:53
hebat ya mesir bisa nangkap anggota IM.tapi sayang nya ga bisa nangkepin pencopet-pencopet di negara nya sendiri.lucu kan...masa polisi ga ada kemajuan...... apalgi mahsiswa banayk yang suka di palak di daerah mesir + banayk yang hilang uang di rumah kostan....
taufiq @ Senin, 06 Juli 2009 | 19:57
arab skrg itu udah beda dgn arab massa kholifah jaman para sahabat, yg tentram adil serta saling menghargai perbedaan pendapat, sekarang masanya raja saud yg otoriter,keras kepala jg sombong, semoga Allah cepat2 menganti mereka dgn yg lebih adil....
DEDENG @ Senin, 06 Juli 2009 | 15:07
Pelajaran Bagus Pagi pelajar Indonesia yang berada di luar negeri, tidak usah macam2 belajar yang pintar lulus kembali ke Tanah Air dan membangun negeri tercinta kita ........ karena salah2 menempel poster bisa mati ......... tempelah photo sendiri dan orang tua yang tercinta bereskan ............. seperti dirumah saya .........
kafrawi @ Senin, 06 Juli 2009 | 04:44
bismillah beginilah keadaan suatu negara kalau dipimpin oleh seorang yang otoiter, melalkukan sesuatu senenaknya saja, dikairo dilarang warganya dan warga asing bicara tentang politik pemerintahan mesir.
Sembir @ Senin, 06 Juli 2009 | 03:43
Cobalah kita tunggu hasilnya, apakah perwakilan bangsa Indonesia bisa berhasil menjunjung tinggi wibawa Bangsa kita
Dongen @ Senin, 06 Juli 2009 | 03:16
Soalnya Indonesia sarang teroris makanya gak salah mata dunia tertuju ke semua masyarakat indonesia. makanya pemerintah juga harus benar2 mengitrogasi juga mahasiswa tsb , siapa tau mereka memang benar2 terosis, gak ada asap kalau gak ada api ,.
angel @ Senin, 06 Juli 2009 | 01:54
Bukan pertama kali orang arab siksa orang Indonesia.Negara Islam tapi tidak hormatin negara yang beragama Islam. Sedangkan rakyat Indonesia sendiri sangat membanggakan orang Arab.Sampai ikutin pakaian mereka dan melepaskan ada sendiri.Saya pernah tinggal di arab,saya merasa betapa sombongnya mereka.Sedangkan orang arab ke Indonesia disanjung-sanjung

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code