PBB Rilis Resolusi Pemberantasan Bajak Laut  

18/12/2008 13:16
Liputan6.com, New York: Kisah bajak laut di perairan Somalia mendapat perhatian serius Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PPB). Di New York, Amerika Serikat, Rabu (17/12), Dewan Keamanan PBB mengeluarkan resolusi tentang pemberantasan bajak laut di perairan Somalia.

Tak hanya anak buah kapal asal Indonesia yang ditawan, kapal milik Ukraina dan kapal tanker Arab Saudi juga disandera bajak laut sejak empat bulan silam. PBB menilai, diperlukan kekuatan bersenjata untuk menumpas bajak laut di perairan Somalia. "Namun, langkah penumpasan bajak laut mesti mempertimbangkan proses perdamaian yang sedang berlangsung di Somalia," kata Ban Ki Moon, Sekretaris Jenderal PBB.

Menurut juru bicara Departemen Luar Negeri Indonesia, pihak Deplu sedang memverifikasi kesebelas nama ABK tersebut. Deplu juga sudah mendapat konfirmasi dari Deplu Malaysia terkait pembicaraan antara pemilik kapal dan para pembajak. Namun, hingga kini, masih belum diperoleh kepastian kapan ABK tersebut akan dibebaskan [baca: Bajak Laut Sandera ABK Asal Indonesia].(OMI/Tim Liputan 6 SCTV)


Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada 1 Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda
kawaguchi @ Kamis, 18 Desember 2008 | 15:47
andaikata negara mengijinkan kami-kami ini untuk memberantas dan membebaskan sandera ABK asal indonesia, kami siaaaap. jangan khawatir tentang kemampuan kami bertempur melawan pembajak somalia.yang sudah keterlaluan.

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code