Jakarta Kekurangan Stasiun Pemantau Udara  

Tim Liputan 6 SCTV
31/08/2009 11:04
Liputan6.com, Jakarta: DKI Jakarta kekurangan stasiun pemantauan kualitas udara. Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) DKI Jakarta Peni Susanti mengatakan, Jakarta semestinya mempunyai 25 stasiun pemantauan kualitas udara, sehingga kualitas udara ibu kota betul-betul bisa terpantau secara terus menerus.

"Kini kita hanya punya lima stasiun pemantau. Tiga di antaranya rusak, dua masih beroperasi dan satu lagi akan dibangun tahun ini di sekitar Bundaran Hotel Indonesia, tepatnya dibelakang Pospol Polisi," katanya di Jakarta, Senin (31/8) seperti dikutip ANTARA.

Menurutnya, dua stasiun pemantauan kualitas udara yang sekarang masih beroperasi terdapat di Senayan, Jakarta Pusat dan Jakarta Timur. Selain itu, ada satu mobil pemantauan kualitas udara yang berada di depan Gedung Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral. "Tujuan dari alat ini adalah untuk mengetahui kualitas udara tiap harinya, sebagai acuan untuk membuat kebijakan," ujar Peni.(AND)


Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code