Waspadai Mi Berformalin, Masih Dijual Bebas  

Fery Aditri
20/12/2009 15:08
Liputan6.com, Yogyakarta: Sekitar 1,3 ton mi mengandung formalin, yang rencananya akan didistribusikan ke pedagang pasar tradisional, disita petugas balai besar pengawasan obat dan makanan (BPOM) Yogyakarta. Mi yang mengandung bahan berbahaya itu dibawa dari Magelang, Jawa Tengah dengan sebuah mobil. Di dalam mobil, mi tersebut dikemas dalam plastik ukuran dua kg dan dimasukan ke dalam sejumlah karung.

Terbongkarnya perdagangan mi berformalin ini bermula dari laporan pada pedagang, yang curiga terhadap produsen yang menjual mie dengan harga miring di pasar. Setelah melakukan pengintaian, petugas memergoki produsen mi asal Magelang saat hendak mendistribusikan ke Pasar Gamping, Sleman.

Menurut Kabid Pemeriksaan dan Penyelidikan BPOM Yogyakarta, Zulaimah, meski sangat ketat mengawasi, tetap saja ada produsen yang berani memproduksi dan memasarkan mi mengandung formalin secara diam-diam. Bagi masyarakat yang tidak ingin mengonsumsi mi berbahaya itu, Zulaimah menjelaskan ciri-cirinya. Di antaranya, secara fisik mi berwarna agak mengkilat, sangat kenyal seperti karet, sehingga tidak rusak bila diremas. (ETA)



Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code