Perburuan Yulianto Berlanjut  

Tim Liputan 6 SCTV
10/11/2009 13:46
Liputan6.com, Jakarta: Terkait kasus Bibit S. Rianto dan Chandra M. Hamzah, Kapolri Jenderal Pol. Bambang Hendarso Danuri menganggap Ary Muladi berbohong mengenai keberadaan Yulianto Limopranoto. Yulianto ini diduga sosok yang menyalurkan uang suap terhadap pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi. Tak hanya Kapolri, Jaksa Agung pun menyangsikan hal tersebut.

Ary Muladi tetap pada pendiriannya. Ia menyebut Yulianto bukan tokoh fiktif, melainkan sosok yang benar-benar menyalurkan dana pada Bibit dan Chandra. Ary mengaku telah menyerahkan uang sebesar Rp 5,1 miliar kepada Yulianto di Hotel Crown, Jakarta. Seorang petugas hotel membenarkan ada tamu bernama Yulianto pada Maret dan Mei silam. Namun ia mengaku berasal dari Singapura.

Menurut Ary, Yulianto yang dikenalnya sepuluh tahun lalu tinggal di perumahan elite Darmahusada Permai 3, Surabaya, Jawa Timur. Kini, rumah tersebut sudah dibeli orang lain [baca: Keberadaan Yulianto Masih Misterius].

Sementara itu, Labib Saifudin, sosok yang disebut Ary memperkenalkan dirinya dengan Yulianto, ternyata telah meninggal dunia empat bulan silam. Ketika diminta konfirmasi, pihak keluarga Labib mengaku tidak mengenal Ary.

Meski Kapolri menganggap Yulianto tokoh fiktif semata, namun Kapolda Jatim hingga kini masih terus memerintahkan jajarannya untuk memburu Yulianto [baca: Tim Khusus Buru Yulianto]. Simak selengkapnya di video berita ini.(WIL/YUS)


Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code