Berita Terpopuler
- Korban Tewas Menjadi Delapan Orang
- Kejagung Sita Belasan Miliar Dana PT SRD
- Presiden SBY Diminta Bersikap Lebih Tegas
- Peneliti CSIS: SBY Tidak Tegas
- Palestina Alami Defisit Sampai US $ 1,2 Miliar
- Pengungsi Sinabung Hibur Diri dengan Menyanyi
- PBHI: Batalkan Pembangunan Gedung Baru DPR
- Mahfud Sidik: Pidato Presiden SBY Hanya Pengulangan
- Obama Adakan Rapat Bahas Timur Tengah
- Korban Lumpur Sidoarjo Kembali Berunjuk Rasa
DPR Tolak Rencana Kenaikan TDL
Tim Liputan 6 SCTV
13/03/2010 03:31
Liputan6.com, Jakarta: Komisi VII DPR yang membidangi energi dan sumber daya mineral, lingkungan hidup, riset dan teknologi menolak rencana pemerintah menaikkan Tarif Dasar Listrik (TDL) sebesar 15 persen. Alasannya, rencana itu belum pernah dikonsultasikan dengan DPR. Ini diungkapkan Wakil Ketua Komisi VII DPR Effendi MS Simbolon di Jakarta, Jumat (12/3).
Kenaikan TDL mulai diberlakukan rencananya Juli mendatang. Tujuannya agar pemerintah bisa mengurangi subsidi serta rencana investasi ke PLN sebesar Rp 7 triliun. Effendi mengimbau pemerintah mengkaji ulang rencana itu.
Soal kenaikan sempat dibantah Direktur Utama PLN Dahlan Iskan. Ia menolak tudingan, mendorong pemerintah menaikkan TDL karena ingin meningkatkan margin PLN.
Sementara masyarakat tetap terbebani dengan rencana ini. Sebab pelayanan PLN belum maksimal. Bagi masyarakat, kalau pun tarif naik, disarankan agatr PLN juga meningkatkan pelayanan, termasuk mengurangi pemadaman yang sering [baca: Masyarakat Tentang Kenaikan Tarif Listrik].(AIS)
Kenaikan TDL mulai diberlakukan rencananya Juli mendatang. Tujuannya agar pemerintah bisa mengurangi subsidi serta rencana investasi ke PLN sebesar Rp 7 triliun. Effendi mengimbau pemerintah mengkaji ulang rencana itu.
Soal kenaikan sempat dibantah Direktur Utama PLN Dahlan Iskan. Ia menolak tudingan, mendorong pemerintah menaikkan TDL karena ingin meningkatkan margin PLN.
Sementara masyarakat tetap terbebani dengan rencana ini. Sebab pelayanan PLN belum maksimal. Bagi masyarakat, kalau pun tarif naik, disarankan agatr PLN juga meningkatkan pelayanan, termasuk mengurangi pemadaman yang sering [baca: Masyarakat Tentang Kenaikan Tarif Listrik].(AIS)
