Kadin: Potensi Bisnis UKM Butuh Dukungan Pemerintah  

Zumrotul Muslimin
25/11/2009 19:34
Liputan6.com, Surabaya: Potensi bisnis usaha kecil menengah membutuhkan dukungan pemerintah. Menurut prediksi dalam Forum Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) di Singapura, omzet UKM dapat bertambah US$ 1 triliun. "Keyakinan itu dapat tercapai jika 21 pemimpin anggota APEC mendukung terciptanya iklim UKM yang berkualitas," kata Komite Tetap Pengembangan Jaringan Usaha Kecil Menengah Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur Nur Cahyudi di Surabaya, Rabu (25/11), seperti dikutip ANTARA.

Dalam Rapat Koordinasi Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dan Perlindungan Konsumen Dalam Rangka Promosi Daerah, ia mengatakan, untuk mengembangkan UKM diperlukan strategi pengembangan di semua lini bisnisnya. Sebut saja, seperti di sektor produksi dan pengolahan. Nur Cahyudi menyarankan, untuk itu UKM perlu didorong penerapan standarisasi dalam produksi. "Bahkan, mereka [UKM] perlu meningkatkan sarana prasarana baik didukung kebijakan pemerintah maupun infrastruktur," kata dia.

Di sisi lain, Nur mengaku, UKM sulit dalam meningkatkan sumber daya manusia. Sementara itu, dari sisi produknya mereka juga harus mendesain produk dan teknologinya dengan mematenkan dulu keduanya. "Karena proses pematenan Hak Kekayaan Intelektual itu relatif lama atau minimal dua tahun, sembari menunggu mereka bisa mengoptimalkan usahanya dari sisi lain," ujar dia.

UKM juga dinilai membutuhkan program kemitraan meliputi aspek ekonomi, moral, dan sosial politik. "Program kemitraan ini penting mengingat, selama ini mereka perlu bantuan permodalan karena hingga kini sulit mendapatkan pembiayaan dari perbankan," kata Nur.

Di sisi lain, tambah dia, strategi pemasaran diperlukan sebelum mereka mendistribusikan produknya. Mereka bisa melaksanakan penelitian dan pengkajian pasar, ekspansi pasar, dan meningkatkan daya saing UKM. "Peningkatan itu bisa dengan bagaimana produk diproduksi dengan biaya rendah, unik, dan berkualitas tinggi dikelola dengan efisiensi tinggi," katanya.(JUM)


Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada 1 Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda
agus @ Senin, 30 November 2009 | 07:49
ukm itu bisnis alamiah,ga ada modal bank,rentenir juga oke kita mampu kok byr bunga tinggi. Bank jemput bola kaya rentenir gitu aja kok kalau mau peduli sama ukm

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code