Online Business Opportunity
Kerja Part time 100% online. Income RM3k- RM95k seminggu. Daftar segera
www.kerjaonline2u.com
Kerja Part time 100% online. Income RM3k- RM95k seminggu. Daftar segera
www.kerjaonline2u.com
Fashion Private - The Private Sales Club
Join Indonesia's first exclusive online fashion club. Check here.
www.fashionprivate.com
Join Indonesia's first exclusive online fashion club. Check here.
www.fashionprivate.com
Berita Terpopuler
- Megawati: Hormati Rekomendasi DPR
- Teroris Aceh Tak Pengaruhi Kunjungan Obama
- Ketua Demokrat Temui Taufik Kiemas
- Syarif Hasan: Tidak Ada Barter
- Dugaan Barter Kasus Bergulir
- Presiden Gelar Rapat Sebelum Bertolak ke Australia
- Teroris Aceh Tak terkait Kedatangan Obama
- Mega Tunggu Putusan Hukum Kasus Suap Deputi Senior BI
- Presiden SBY Bertolak ke Australia
- Jelang Kongres, Megawati Belum Bersikap
Pengamat: Harus Ditelusuri Siapa yang Bertanggung Jawab
Tim Liputan 6 SCTV
23/11/2009 12:38
Liputan6.com, Jakarta: Pengamat ekonomi, Hendri Saparini, meminta DPR harus segera melanjutkan hak angket kasus pencarian dana talangan atau bailout Rp 6,7 triliun kepada Bank Century. Sebab, berdasarkan laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), jelas terlihat adanya penyalahgunaan wewenang dalam pemberian dana talangan itu.
"Harus ditelusuri siapa yang bertanggung jawab," kata Saparini di Jakarta, Senin (23/11). "Harus ada konsekuensinya."
Sementara Indonesia Corruption Watch (ICW) menyesalkan penyerahan hasil audit BPK hari ini kepada DPR yang tidak disertai laporan aliran lalu lintas dana Rp 6,7 triliun. Namun, BPK berdalih, aliran dana hanya mungkin diketahui jika mereka bisa meminta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan atau PPATK untuk memberikan informasi. Sedangkan PPATK menyatakan pemberian informasi itu tak ada dasar hukumnya [baca: Tak Ada Aliran Dana di Audit Bank Century]. Selengkapnya, simak video berita ini.(BOG)
"Harus ditelusuri siapa yang bertanggung jawab," kata Saparini di Jakarta, Senin (23/11). "Harus ada konsekuensinya."
Sementara Indonesia Corruption Watch (ICW) menyesalkan penyerahan hasil audit BPK hari ini kepada DPR yang tidak disertai laporan aliran lalu lintas dana Rp 6,7 triliun. Namun, BPK berdalih, aliran dana hanya mungkin diketahui jika mereka bisa meminta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan atau PPATK untuk memberikan informasi. Sedangkan PPATK menyatakan pemberian informasi itu tak ada dasar hukumnya [baca: Tak Ada Aliran Dana di Audit Bank Century]. Selengkapnya, simak video berita ini.(BOG)
Online Business Opportunity
Kerja Part time 100% online. Income RM3k- RM95k seminggu. Daftar segera
www.kerjaonline2u.com
Kerja Part time 100% online. Income RM3k- RM95k seminggu. Daftar segera
www.kerjaonline2u.com
Fashion Private - The Private Sales Club
Join Indonesia's first exclusive online fashion club. Check here.
www.fashionprivate.com
Join Indonesia's first exclusive online fashion club. Check here.
www.fashionprivate.com
