Ratusan Rumah di Pasuruan Terendam  

Tim Liputan 6 SCTV
09/02/2010 22:50
Liputan6.com, Pasuruan: Sekitar 300 rumah di Desa Tebel dan Desa Kedung Boto Beji, Pasuruan, Jawa Timur, terendam banjir, Selasa (9/2). Ketinggian air di rumah-rumah warga masih sebatas lutut orang dewasa. Namun di beberapa tempat banjir bisa mencapai satu meter.

Menurut warga, banjir semacam ini sudah berulang kali terjadi karena air Sungai Wranti meluap. Ini setelah hujan sejak kemarin terus menerus mengguyur wilayah itu. Biasanya air baru surut setelah beberapa hari.

Di Kendal, Jawa Tengah, puluhan hektare padi siap panen terendam lumpur akibat diterjang banjir serta puting beliung. Para petani dipastikan akan merugi. Untuk mengurangi kerugian, padi yang ambruk diikat agar tidak busuk. Sebagian petani lainnya terpaksa memanen lebih awal padinya. Sawah yang dipanen lebih awal ini berada di Kecamatan Kendal Kota dan Patebon.

Kerugian petani lebih parah akibat serangan hama wereng gara-gara terlalu lama terendam lumpur sawah. Jika biasanya dalam satu hektare bisa menghasilkan lima ton gabah, kini hasil panen berkurang hingga satu ton.

Sementara itu, sejumlah kawasan di Kota Jambi kembali diterjang banjir akibat meluapnya Sungai Batang Hari. Kawasan yang terendam di antaranya Legok, Telana Pura dan Pelayangan. Ruas jalan yang menghubungkan kawasan Legok dengan Buluran tidak dapat dilewati kendaraan karena ketinggian air sudah lebih dari 50 sentimeter.(IAN)


Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code