Menderita Gizi Buruk, Rendra Harus Digendong  

Dirgo Suyono
08/02/2010 22:15
Liputan6.com, Ngawi: Hari-hari Rendra Maulfi Soleh terasa begitu berat. Bocah berusia sembilan tahun itu tidak bisa menopang tubuhnya sendiri. Ia mengalami gizi buruk dengan berat badan 14 kilogram. Padahal, bocah seusianya haruslah memiliki berat 20 kilogram.

Ke mana-mana Rendra harus digendong ibundanya, Sri Nurhayati. Warga Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Kota, Ngawi, Jawa Timur, itu sudah dua tahun mengalami gizi buruk. "Saya pingin cepat sembuh, bisa sekolah dan bermain bersama teman-teman. Tapi tidak bisa karena saya tidak bisa jalan," ucap Rendra.

Sri Nurhayati mengaku tidak bisa membawa anaknya ke rumah sakit karena faktor biaya. Dulu, anaknya sempat dirawat di Rumah Sakit Dokter Soeroto. "Pernah saya bawa ke rumah sakit namun disuruh merujuk ke Surabaya, tapi saya tidak punya biaya," tutur Nurhayati.

Biasanya Nurhayati menerima susu dan obat dari puskesmas di Kota Ngawi. Namun beberapa bulan belakangan, pemberian bantuan dihentikan karena stok habis.

Menanggapi gizi buruk yang dialami Rendra, Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi berjanji akan membawa korban ke rumah sakit secepatnya. Sejauh ini, data Diskes menunjukkan penderita gizi buruk selama Januari sudah berjumlah empat orang. Jumlah itu akan meningkat, mengingat kehidupan yang semakin lama semakin sulit.(OMI/SHA)



Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code