Berita Terpopuler
- Bus Masuk Jurang, Seorang Tewas
- Hang Seng Terdongkrak Kenaikan Bursa Asia
- Hujan, Sejumlah Ruas Jalan Macet
- Warga Serbu Pasar Murah Kendal
- Sentimen Positif Bursa Global Angkat IHSG
- Ratusan Lansia di Sleman Antre Sembako
- Masa Tahanan Gayus Tambunan Dipertanyakan
- Bantuan Rp 3 Miliar Untuk Bencana Sinabung
- Siang Ini Kompol Arafat Dituntut
- Pesawat Ultra Light Tiba-tiba Menukik
Diduga Akibat Korsleting Listrik, Pabrik Ludes Terbakar
Taufan Yudha
17/01/2010 09:37
Liputan6.com, Jepara: Sebuah pabrik sekaligus gudang mebel di Desa Kedung Cino, Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (16/1) malam, ludes dilalap api. Kejadian tersebut baru diketahui kali pertama oleh petugas jaga sekitar pukul 23.00 WIB. Api terlihat berasal dari garasi mobil yang juga digunakan sebagai tempat penyimpanan tiner.
Saat kebakaran terjadi, di dalam gudang hanya ada penjaga malam. Pemiliknya, Eni Hamidah, tinggal di rumah yang letaknya tak jauh dari pabrik tersebut. Akibat kebakaran ini, warga sekitar pabrik panik. Pasalnya, kebakaran juga disertai suara ledakan yang berasal dari drum yang terisi penuh minyak tiner.
Sepuluh mobil pemadam kebakaran dikerahkan. Kendati demikian, api baru dapat dipadamkan setelah seisi pabrik ludes terbakar. Tiga kontainer mebel siap ekspor ke Dubai tak bisa diselamatkan. Sejumlah warga turut membantu menyelamatkan sisa-sisa mebel yang masih utuh. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran, namun kuat dugaan kebakaran dipicu akibat korsleting listrik.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 2 miliar. Polisi masih menyelidiki untuk mengetahui secara pasti sebab kebakaran.(BJK/YUS)
Saat kebakaran terjadi, di dalam gudang hanya ada penjaga malam. Pemiliknya, Eni Hamidah, tinggal di rumah yang letaknya tak jauh dari pabrik tersebut. Akibat kebakaran ini, warga sekitar pabrik panik. Pasalnya, kebakaran juga disertai suara ledakan yang berasal dari drum yang terisi penuh minyak tiner.
Sepuluh mobil pemadam kebakaran dikerahkan. Kendati demikian, api baru dapat dipadamkan setelah seisi pabrik ludes terbakar. Tiga kontainer mebel siap ekspor ke Dubai tak bisa diselamatkan. Sejumlah warga turut membantu menyelamatkan sisa-sisa mebel yang masih utuh. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran, namun kuat dugaan kebakaran dipicu akibat korsleting listrik.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 2 miliar. Polisi masih menyelidiki untuk mengetahui secara pasti sebab kebakaran.(BJK/YUS)
