Banjir Bandang dan Longsor di Subang  

Tim Liputan 6 SCTV
09/01/2010 01:12
Liputan6.com, Jambi: Hujan selama tiga hari berturut-turut menyebabkan banjir bandang dan tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat. Pengamatan SCTV, Jumat (8/1), hantaman material batu dan lumpur merusak belasan rumah warga dan satu di antaranya rata dengan tanah. Tak ada korban jiwa dalam musibah ini. Warga khawatir banjir dan longsor susulan terjadi karena hujan masih mengguyur.

Di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, banjir membuat aktivitas belajar-mengajar di Sekolah Dasar Negeri 1 Petuk Ketimpun, Kecamatan Jekan Araya, terganggu. Meski bangunan tidak terendam, akses menuju sekolah tergenang air. Para murid dan guru terpaksa menggunakan perahu ke sekolah.

Insiden juga sempat terjadi saat sejumlah wartawan datang ke lokasi banjir. Derasnya arus air membuat perahu yang ditumpangi rombongan wartawan terbalik. Beberapa kamera dan telepon genggam terendam air dan rusak.

Sementara itu, ketinggian air di Sungai Batanghari, Jambi, sejak tiga hari terakhir sudah mencapai 13,70 meter di atas permukaan laut. Berdasarkan pemantauan petugas ketinggian air dari sungai yang membelah Kota Jambi ini sudah melebihi empat meter di atas normal.

Akibat sungai yang terus meninggi, tercatat lebih dari 3.000 rumah di lima kabupaten di Provinsi Jambi terendam dan mengancam kabupaten lainnya. Selain permukiman dan areal pertanian, puluhan gedung sekolah juga tergenang. Para siswa yang sedang mempersiapkan ujian terpaksa diliburkan.(YNI)

 


Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code