Ratusan Warga Kendal Gelar Salat Gaib  

Tim Koresponden SCTV
01/01/2010 02:53
Liputan6.com, Kendal: Ratusan warga di depan pendopo Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Kamis (31/12), menggelar salat gaib bagi mantan Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Salat gaib diikuti belasan aktivis, wartawan, dan sejumlah pegawai negeri sipil di lingkungan Pemkab Kendal.

Dengan beralaskan koran bekas, salat gaib dilaksanakan di bawah tiang bendera yang mengibarkan bendera setengah tiang. Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia Kabupaten Kendal Ali Martin yang menggagas kegiatan ini mengatakan, salat gaib dilaksanakan sebagai bentuk belasungkawa yang mendalam atas wafatnya guru bangsa dan pemimpin bangsa Indonesia.

Simpati juga diberikan warga Tionghoa di Solo, Jawa Tengah. Mereka menempatkan foto sang Bapak Bangsa dan karangan bunga di bawah patung Slamet Riyadi di Bunderan Gladak sebagai bentuk penghormatan terakhir. Mereka merasa berutang budi setelah harkat dan martabat mereka diangkat Gus Dur setelah sekian lama ditindas pemerintahan Orde Baru.

Sejumlah kebijakan Gus Dur selama menjadi presiden dinilai menjadi titik awal diakuinya warga dan kebudayaan etnis Tionghoa di Tanah Air. Mereka sejajar dengan kebudayaan lain di negara yang majemuk ini.

Sementara di Medan, Sumatra Utara, ratusan warga nahdiyin mendirikan salat gaib bersama di Gedung Nahdlatul Ulama Sumut di Jalan Sei Batang Hari, Medan. Usai salat Ketua NU Sumut Azhari Tambunan mengatakan, salat gaib merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan warga NU Sumut sejak Rabu malam begitu mendengar kabar wafatnya Gus Dur [baca: Warga NU Sumut Gelar Salat Gaib].


Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code