Cuaca Buruk, Mudik Natal Tertunda  

Didimus Payong Dore dan Juhri Samanery
23/12/2009 12:34
Liputan6.com, Kupang: Kondisi cuaca dan ancaman gelombang tinggi menyebabkan kapal-kapal milik PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) tak berlayar di perairan Nusa Tenggara Timur. Akhirnya, kapal milik Pelni menjadi harapan satu-satunya bagi pemudik asal Kupang yang jumlahnya mulai membludak sejak Selasa (22/12).

Seperti kemarin, di bawah guyuran hujan pemudik yang telah menunggu selama lebih dari lima jam diberangkatkan dengan Kapal Awu untuk tujuan Pelabuhan Ende, Flores. Selain Kapal Awu masih ada KM Siguntang, KM Sirimau, dan KM Pangrango yang melayani berbagai rute di NTT.

Tak hanya di Kupang, ratusan penumpang yang akan mudik untuk merayakan Natal dengan tujuan Leksula Namrole, Kabupaten Buru Selatan, telantar di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, Maluku. Pasalnya, KM Manusela yang melayari rute tersebut batal berangkat akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi di perairan Maluku.

Kapal ini seharusnya berangkat Ahad lalu, namum hingga siang ini kapal belum juga berangkat. Kapal baru akan diberangkatkan jika cuaca benar-benar membaik. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Ambon menyatakan, perairan Maluku kini sedang dilanda cuaca buruk disertai gelombang tinggi, sehingga berbahaya bagi pelayaran.(ADO/SHA)


Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code