Warga Merapi Gelar "Sedekah Gunung"  

syaiful HALIM
18/12/2009 09:59
Liputan6.com, Boyolali: Menyambut 1 Sura atau 1 Muharam 1431 Hijriah, ribuan warga lereng Merapi menggelar upacara "Sedekah Gunung" di Desa Lencoh, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Jumat dini hari. Ritual tahunan itu ditandai dengan melarung satu kepala kerbau dan sesaji ke kawah di puncak Gunung Merapi.

Menurut Prawirorejo, sesepuh warga Selo, upacara itu untuk memohon keselamatan agar masyarakat yang bermukim di sekitar Gunung Merapi terhindar dari berbagai bencana alam. Ritual itu, katanya, sudah dilakukan sejak zaman nenek moyang secara turun temurun.

"Warga di sini tidak mungkin akan meninggalkan upacara ritual ini, karena sudah sangat kental atau menyatu dengan adat warga," kata kakek berusia 71 tahun itu.

Warga yang akan hajatan biasanya membuat makanan untuk sesaji, dengan bahan-bahan yang ada di sekitar pegunungan. Mereka berharap mendapat keselamatan, hasil pertanian yang melimpah, dan hidup sejahtera, berkat kesuburan tanah Gunung Merapi.

Ritual dimulai dengan mengarak kerbau keliling desa. Setelah disembelih, kepala kerbau dilarungkan ke kawah Merapi.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali Sumantri, kepala kerbau itu dibalut kain putih dan dilengkapi sesaji, di antaranya tumpeng gunung yang dibuat dari nasi jagung dan brubus dari daun lumbu. "Selain itu, ada pula gomok, acung-acung, bothok sempuro dilengkapi ubo rampe palawija, rokok klobot, pisang rojo, kembang kantil, kunir, telur, dan uang tunai Rp100," katanya.

Sebelum kepala kerbau dan sesaji dilarungkan ke kawah Merapi pada pukul 00.10 WIB, warga lereng Merapi melantunkan kidung yang berisi puji-pujian dan doa. Intinya, mereka memohon kepada Tuhan Maha Yang Esa agar terhindar dari malapetaka akibat gunung tersebut.

Berikutnya, kepala kerbau ditandu oleh empat orang yang mengenakan pakaian adat Jawa menuju kawah di puncak Merapi. Jarak dari desa ke tempat itu sekitar empat kilometer dan ditempuh sekitar empat jam. Setelah Kepala kerbau diangkat menuju puncak gunung, ribuan warga yang mengikuti prosesi merebutkan sesaji gunungan nasi jagung.(SHA)


Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code