Anak Lulus CPNS, Pedagang Koran Pingsan  

Achmad Yani
28/11/2009 21:57
Liputan6.com, Lebak: Seorang pedagang koran di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, pingsan selama satu jam, Sabtu (28/11). Amang (45) tak sadarkan diri setelah tahu anaknya Dini Wahyuni (22) diterima jadi calon pegawai negeri sipil (PNS). "Saya merasa bersyukur dengan jerih payah itu kini anaknya diterima menjadi guru," katanya.

Amang lemas setelah melihat pengumuman penerimaan CPNS yang dilakukan secara serentak di wilayah Provinsi Banten. Dia tak membayangkan anaknya yang diwisuda Juni 2009 diterima menjadi PNS. Amang gembira dan terharu karena dengan keringatnya sendiri bisa membiayai pendidikan anaknya hingga lulus perguruan tinggi. Dini adalah lulusan sarjana bahasa Inggris di Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan (STKIP) Rangkasbitung.

"Saya berjualan koran tidak mengenal terik matahari maupun hujan untuk kemajuan pendidikan anak," ujar Amang yang memiliki tiga anak wanita itu.

Menurut Amang, seperti dilansir ANTARA, sebetulnya dirinya sudah tak mampu lagi membiayai pendidikan anaknya karena penghasilan sebagai pedagang koran pas-pasan. Terkadang uangnya habis untuk makan keluarga.

Namun, keinginan untuk memajukan anak-anaknya sudah begitu kuat hingga rela keluarganya cukup makan satu kali sehari. Kini anak keduanya sudah berada di semester V di Perguruan Tinggi Ilmu Agama Islam di Rangkasbitung. "Saya ingin anak-anak pandai tidak seperti orangtua sebagai pejualan koran," katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Lebak, Gofar, mengatakan, CPNS yang diterima pada tahun ini terdiri dari 402 formasi, yakni tenaga guru 219 orang, tenaga kesehatan 140 orang, dan tenaga teknis sebanyak 43 orang. "Kami lebih transparan dalam penerimaan CPNS karena melibatkan unsur perguruan tinggi," katanya.


Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code