Berita Terpopuler
- Kerja Pansus Akan Jadi Petunjuk KPK
- Megawati: Kasus Century Lanjut ke Ranah Hukum
- Akbar Faisal yang Tidak Sekadar Mengatakan "Iya"
- Mubarok: Kesetiaan dan Pengkhianatan Menuai Buah
- Rekomendasi Soal Bank Century Siap Dikirim
- Megawati: Hormati Rekomendasi DPR
- Teroris Aceh Tak Pengaruhi Kunjungan Obama
- Ketua Demokrat Temui Taufik Kiemas
- Syarif Hasan: Tidak Ada Barter
- Dugaan Barter Kasus Bergulir
Banjir Rendam Sejumlah Lokasi di Madiun dan Serang
Dirgo Suyono dan Ariel Maranoes
27/11/2009 21:57
Liputan6.com, Madiun: Banjir bandang membuat warga Desa Jetak, Madiun, Jawa Timur, kaget dan ketakutan. Mereka tidak menduga musibah itu datang sehingga tidak sempat menyelamatkan perabotan rumah. Banyak perabotan rumah dan hewan ternak yang hanyut terseret arus air.
Banjir bandang kali ini terjadi akibat hujan deras di lereng Gunung Wilis selama lebih dari satu jam. Hutan yang gundul tak bisa menahan air dan turun membanjiri sejumlah wilayah di Madiun.
Sementara di Serang, Banten, banjir akibat meluapnya sungai Cidurian terus meluas. Setelah menggenangi pemukiman warga di wilayah Serang Utara, kini banjir merendam area persawahan di kawasan kecamatan Cikande dan Kopo, Serang Timur. Akibatnya, bibit padi yang baru ditanam rusak.
Petani hanya bisa pasrah lantaran hingga kini belum ada upaya apa pun dari Pemerintah Provinsi Banten untuk memperbaiki irigasi dan tangggul kali yang jebol.(ASW)
Banjir bandang kali ini terjadi akibat hujan deras di lereng Gunung Wilis selama lebih dari satu jam. Hutan yang gundul tak bisa menahan air dan turun membanjiri sejumlah wilayah di Madiun.
Sementara di Serang, Banten, banjir akibat meluapnya sungai Cidurian terus meluas. Setelah menggenangi pemukiman warga di wilayah Serang Utara, kini banjir merendam area persawahan di kawasan kecamatan Cikande dan Kopo, Serang Timur. Akibatnya, bibit padi yang baru ditanam rusak.
Petani hanya bisa pasrah lantaran hingga kini belum ada upaya apa pun dari Pemerintah Provinsi Banten untuk memperbaiki irigasi dan tangggul kali yang jebol.(ASW)
