Dr Ann Tan - Women & Fetal Centre
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
Cord Blood Banking with Cordlife
Store your baby's cord blood with Singapore's leading stem cell bank.
www.cordlife.com
Store your baby's cord blood with Singapore's leading stem cell bank.
www.cordlife.com
Effective Shoulder Pain Treatment
One of SG's leading orthopaedic & sports injury specialist. Call now.
www.ortho.com.sg
One of SG's leading orthopaedic & sports injury specialist. Call now.
www.ortho.com.sg
Berita Terpopuler
- Ical Minta Kader Golkar Dukung Penyelidikan Century
- Ikut Demonstasi, Serikat Pekerja Diminta Tak Anarkis
- Pansus Batal Berikan Kesimpulan Sementara
- Soal Garuda di Armani, Pemerintah Diminta Bersikap
- Survei Membuktikan, Popularitas SBY Turun
- Jusuf Kalla: Wapres Kalah dari Camat
- Peluang Ayu Azhari Menipis
- Pansus Gagal Rumuskan Kesimpulan Sementara
- Menko Polhukam: Jangan Bertindak Anarki
- Pengamat: Kinerja Pemerintah Hanya Omongan
Warga Sumut Tolak Konversi Minyak Tanah ke Gas
Yudhistira11/11/2009 16:31
Liputan6.com, Medan: Ribuan warga dan pemilik pangkalan minyak dari berbagai kabupaten di Sumatera Utara, Rabu (11/11), berdemonstrasi ke kantor Pertamina unit pemasaran satu setempat. Mereka memprotes program konversi minyak tanah ke gas.
Pendemo menilai, program yang dilakukan pemerintah membuat masyarakat sengsara. Selain itu, pemilik pangkalan juga terancam tak mampu membiayai hidup akibat pemotongan jatah minyak tanah yang akan disalurkan ke masyarakat.
Aksi dimulai dengan melakukan aksi berjalan kaki. Sejumlah poster, spanduk, dan baliho besar berisi penolakan terhadap program konversi turut diusung para demonstran yang umumnya kaumperempuan. Namun, upaya mereka menerobos masuk ke dalam kantor Pertamina terhalang blokade polisi.
Tak pelak, para demonstran yang berasal dari Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Binjai, Langkat, hingga Tanjung Balai, hanya bisa berteriak-teriak untuk menyampaikan aspirasinya. Mereka juga mengacung-acungkan jeriken sebagai simbol penderitaan.
Menurut mereka, program konversi bukan solusi dalam mengentaskan kemiskinan. Sebaliknya, serunya, malah membuat sebagian besar masyarakat harus kehilangan mata pencaharian hingga tak mampu lagi membiayai hidup.
Mereka juga menyerukan kekhawatiran atas penggunaan gas tiga kilogram yang menyulut peristiwa meledaknya tabung gas. Pembagian secara gratis yang sempat dilakukan pemerintah, kata meraka, ternyata membuat sebagian masyarakat tetap menggunakan minyak tanah.
Lantaran aspirasi mereka tidak mendapat respon, para pendemo sempat mengancam bakal menerobos blokade petugas. Setelah melakukan negosiasi, akhirnya pihak Pertamina bersedia menerima perwakilan aksi dan berjanji akan menyampaikan aspirasi mereka ke pusat.(ASW/SHA)
Pendemo menilai, program yang dilakukan pemerintah membuat masyarakat sengsara. Selain itu, pemilik pangkalan juga terancam tak mampu membiayai hidup akibat pemotongan jatah minyak tanah yang akan disalurkan ke masyarakat.
Aksi dimulai dengan melakukan aksi berjalan kaki. Sejumlah poster, spanduk, dan baliho besar berisi penolakan terhadap program konversi turut diusung para demonstran yang umumnya kaumperempuan. Namun, upaya mereka menerobos masuk ke dalam kantor Pertamina terhalang blokade polisi.
Tak pelak, para demonstran yang berasal dari Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Binjai, Langkat, hingga Tanjung Balai, hanya bisa berteriak-teriak untuk menyampaikan aspirasinya. Mereka juga mengacung-acungkan jeriken sebagai simbol penderitaan.
Menurut mereka, program konversi bukan solusi dalam mengentaskan kemiskinan. Sebaliknya, serunya, malah membuat sebagian besar masyarakat harus kehilangan mata pencaharian hingga tak mampu lagi membiayai hidup.
Mereka juga menyerukan kekhawatiran atas penggunaan gas tiga kilogram yang menyulut peristiwa meledaknya tabung gas. Pembagian secara gratis yang sempat dilakukan pemerintah, kata meraka, ternyata membuat sebagian masyarakat tetap menggunakan minyak tanah.
Lantaran aspirasi mereka tidak mendapat respon, para pendemo sempat mengancam bakal menerobos blokade petugas. Setelah melakukan negosiasi, akhirnya pihak Pertamina bersedia menerima perwakilan aksi dan berjanji akan menyampaikan aspirasi mereka ke pusat.(ASW/SHA)
Dr Ann Tan - Women & Fetal Centre
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
Cord Blood Banking with Cordlife
Store your baby's cord blood with Singapore's leading stem cell bank.
www.cordlife.com
Store your baby's cord blood with Singapore's leading stem cell bank.
www.cordlife.com
Effective Shoulder Pain Treatment
One of SG's leading orthopaedic & sports injury specialist. Call now.
www.ortho.com.sg
One of SG's leading orthopaedic & sports injury specialist. Call now.
www.ortho.com.sg
