Gubernur Jateng Kembali Semprot Penambang Liar  

Yon Daryono
08/11/2009 00:10

Liputan6.com, Magelang: Untuk kali kedua, Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo marah berkaitan dengan penambangan pasir secara liar. Awal Maret silam, Gubernur melampiaskan kemarahan kepada para penambang pasir di lokasi galian C di Desa Sontenayan, Kertek, Wonosobo. Dan kali ini kemarahan serupa ditujukan bagi para penambang pasir liar atau ilegal di lereng Gunung Merapi. Tepatnya di Desa Jurangjero, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Jateng [baca: Gubernur Tutup Penambangan Pasir].

Menurut Gubernur, tidak ada tawar-menawar lagi, penambangan pasir itu harus segera ditutup. Sebab, selain merusak lingkungan, penambangan liar tersebut mengancam keselamatan jiwa manusia. Untuk itu, Gubernur Jateng meminta kepada aparat penegak hukum, baik kepolisian maupun pihak terkait, segera mengambil tindakan tegas. Bahkan, kemarahan Gubernur tidak hanya pada para penambang pasir, tapi juga pada wartawan saat menanyakan soal tindakan pantas yang akan dijatuhkan pada mereka.

Terkait hal itu, Kepala Kepolisian Resor Magelang Ajun Komisaris Besar Polisi Kif Aminanto berjanji akan segera menertibkan lokasi penambangan yang selama ini sangat diresahkan masyarakat. Menurut Kapolres, pihaknya segera akan berkoordinasi dengan lembaga terkait untuk mengambil langkah-langkah agar pelaksanaannya bisa berjalan dengan aman tanpa menimbulkan gejolak.(ANS)



Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code