Dr Cheong Lai Leng - Skin Pigmentation
Accredited Dermatologist For Skin Problems & Aesthetics. 6836 1480.
www.LLCheongSkin.com/singapore
Accredited Dermatologist For Skin Problems & Aesthetics. 6836 1480.
www.LLCheongSkin.com/singapore
Dr Ann Tan - Women & Fetal Centre
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
Berita Terpopuler
- Ical Minta Kader Golkar Dukung Penyelidikan Century
- Ikut Demonstasi, Serikat Pekerja Diminta Tak Anarkis
- Pansus Batal Berikan Kesimpulan Sementara
- Soal Garuda di Armani, Pemerintah Diminta Bersikap
- Survei Membuktikan, Popularitas SBY Turun
- Jusuf Kalla: Wapres Kalah dari Camat
- Peluang Ayu Azhari Menipis
- Pansus Gagal Rumuskan Kesimpulan Sementara
- Menko Polhukam: Jangan Bertindak Anarki
- Pengamat: Kinerja Pemerintah Hanya Omongan
SBY Akan Hadiri Perayaan Hari Perdamaian Dunia
Tessa Filzana SariArtikel Terkait
07/11/2009 23:35
Liputan6.com, Ambon: Presiden Komite Perdamaian Dunia, Djuyoto Suntani, mengatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menyetujui perayaan ke-29 Hari Perdamaian Dunia di Ambon, Maluku, pada 25 November 2009. Pada tanggal tersebut, Presiden Yudhoyono dijadwalkan menginap di Ambon bersama 15 duta besar negara sahabat, 32 gubernur, para bupati ataupun walikota bekas daerah konflik, dan sejumlah tokoh internasional yang diundang menghadiri perayaan tersebut.
"Kami awalnya menjadwalkan perayaan pada 10 November 2009, hanya saja bertepatan dengan perayaan Hari Pahlawan dan biasanya dipimpin Kepala Negara, makanya ditangguhkan penyelenggaraannya hingga telah disetujui Presiden 25 November 2009," ujar Djuyoto ketika dikonfirmasi ANTARA, Sabtu (7/11).
Dia mengatakan, dipilihnya Kota Ambon sebagai tuan rumah perayaan Hari Perdamaian Dunia karena daerah ini punya pengalaman "pahit", yakni tragedi kemanusiaan sejak 1999 hingga 2004. Untuk itu perayaan ini menggugah masyarakat Maluku agar tidak mudah terprovokasi sehingga terulang lagi konflik sosial yang memanfaatkan simbol-simbol agama.
"Momentum ini diprogramkan agar Ambon menjadi tempat mulia karena merupakan kota 'matahari terbit' untuk menerangi dunia," kata Djuyoto. Dia berharap melalui kegiatan ini Ambon bisa menjadi inspirasi untuk mewujudkan persaudaraan di Maluku-Indonesia-dunia demi terciptanya kedamaian antarsesama manusia.
"Orang Ambon pada khususnya dan Maluku secara umum harus bangga karena kegiatan ini tergolong langka sehingga kehormatan dunia internasional ini harus ditunjukkan dengan hidup berdampingan antara sesama secara damai sebagaimana diharuskan leluhur," ujar Djuyoto. Ia menginginkan kehidupan orang basudara (saudara) dibingkai budaya pela dan gandong harus dilestarikan karena sebagai warisan hidup para leluhur.
Djuyoto menambahkan, Presiden juga telah menginstruksikan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, dan Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi agar berkoordinasi untuk menghadirkan sejumlah veteran dari 32 provinsi lainnya saat perayaan Hari Perdamaian Dunia di Ambon.(TES/ANS)
"Kami awalnya menjadwalkan perayaan pada 10 November 2009, hanya saja bertepatan dengan perayaan Hari Pahlawan dan biasanya dipimpin Kepala Negara, makanya ditangguhkan penyelenggaraannya hingga telah disetujui Presiden 25 November 2009," ujar Djuyoto ketika dikonfirmasi ANTARA, Sabtu (7/11).
Dia mengatakan, dipilihnya Kota Ambon sebagai tuan rumah perayaan Hari Perdamaian Dunia karena daerah ini punya pengalaman "pahit", yakni tragedi kemanusiaan sejak 1999 hingga 2004. Untuk itu perayaan ini menggugah masyarakat Maluku agar tidak mudah terprovokasi sehingga terulang lagi konflik sosial yang memanfaatkan simbol-simbol agama.
"Momentum ini diprogramkan agar Ambon menjadi tempat mulia karena merupakan kota 'matahari terbit' untuk menerangi dunia," kata Djuyoto. Dia berharap melalui kegiatan ini Ambon bisa menjadi inspirasi untuk mewujudkan persaudaraan di Maluku-Indonesia-dunia demi terciptanya kedamaian antarsesama manusia.
"Orang Ambon pada khususnya dan Maluku secara umum harus bangga karena kegiatan ini tergolong langka sehingga kehormatan dunia internasional ini harus ditunjukkan dengan hidup berdampingan antara sesama secara damai sebagaimana diharuskan leluhur," ujar Djuyoto. Ia menginginkan kehidupan orang basudara (saudara) dibingkai budaya pela dan gandong harus dilestarikan karena sebagai warisan hidup para leluhur.
Djuyoto menambahkan, Presiden juga telah menginstruksikan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, dan Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi agar berkoordinasi untuk menghadirkan sejumlah veteran dari 32 provinsi lainnya saat perayaan Hari Perdamaian Dunia di Ambon.(TES/ANS)
Dr Cheong Lai Leng - Skin Pigmentation
Accredited Dermatologist For Skin Problems & Aesthetics. 6836 1480.
www.LLCheongSkin.com/singapore
Accredited Dermatologist For Skin Problems & Aesthetics. 6836 1480.
www.LLCheongSkin.com/singapore
Dr Ann Tan - Women & Fetal Centre
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
