Belum Ada Bukti OPM Terlibat Kasus di Freeport  

Tim Liputan 6 SCTV

Penyidikan polisi di lokasi penembakan di kawasan PT Freeport Indonesia.
14/07/2009 12:47
Liputan6.com, Timika: Kepala Kepolisian Daerah Papua Inspektur Jenderal Polisi FX Bagus Ekodanto mengatakan, pihaknya hingga saat ini belum bisa mengidentifikasi pelaku penembakan di kawasan PT Freeport Indonesia, Tembagapura, Timika, Papua, Sabtu lalu. "Belum ada bukti bahwa pelakunya Organisasi Papua Merdeka," kata Bagus dalam telewicara di Liputan 6 Siang SCTV, Selasa (14/7). Menurut Bagus, pihaknya masih dalam tahap menyelidiki lokasi kejadian guna mencari bukti pendukung.

Sementara itu, jenazah Brigadir Polisi Dua Marson Freedy Pattipeilohy yang menjadi salah satu korban, tadi pagi diterbangkan ke Jayapura, Papua. Menurut rencana, jenazah anggota Provost Polda Papua itu akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kesuma Trikora, Jayapura. Marson yang baru lima bulan bertugas di Tembagapura meninggalkan seorang istri dan dua anak [baca: Anggota Polda Papua Ditemukan Tewas di Jurang].

Sedangkan jenazah Markus Rante Alo, petugas keamanan PT FI yang juga tewas tertembak dalam perjalanan bersama Marson, dimakamkan di Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Markus meninggalkan seorang istri, Dinasti Rantealo, yang sedang hamil tiga bulan dan seorang anak berusia tiga tahun [baca: Jenazah Markus Akan Diterbangkan ke Tana Toraja]. Akibat penembakan itu, seorang karyawan Freeport asal Australia, Drew Nicholas Grant juga tewas.(ADO/LUC)


Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code