Dr Ann Tan - Women & Fetal Centre
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
Cord Blood Banking with Cordlife
Store your baby's cord blood with Singapore's leading stem cell bank.
www.cordlife.com
Store your baby's cord blood with Singapore's leading stem cell bank.
www.cordlife.com
Berita Terpopuler
- Ical Minta Kader Golkar Dukung Penyelidikan Century
- Ikut Demonstasi, Serikat Pekerja Diminta Tak Anarkis
- Pansus Batal Berikan Kesimpulan Sementara
- Soal Garuda di Armani, Pemerintah Diminta Bersikap
- Survei Membuktikan, Popularitas SBY Turun
- Jusuf Kalla: Wapres Kalah dari Camat
- Peluang Ayu Azhari Menipis
- Pansus Gagal Rumuskan Kesimpulan Sementara
- Menko Polhukam: Jangan Bertindak Anarki
- Pengamat: Kinerja Pemerintah Hanya Omongan
Virus Flu Babi Terus Buru Korban
Tim Liputan 6 SCTV
13/07/2009 19:04
Liputan6.com, Padang: Sultan Farhan, korban suspect flu babi pertama di Indonesia, meninggal di Rumah Sakit M Jamil, Padang, Sumatera Barat, Ahad (12/7) malam. Kini, jenazah dimakamkan di Bukit Tinggi. Sultan diduga terlambat dibawa ke rumah sakit karena keluarga mengira ia sakit flu biasa. Saat tiba di RS M Jamil, Sultan demam hingga 39 derajat celcius, batuk dan sesak nafas. Ia meninggal 4 jam kemudian setelah dirawat di ruang isolasi.
Di sejumlah daerah, pasien dugaan flu babi terus bertambah. Rumah Sakit Margono, Purwokerto, Jawa Tengah misalnya kini merawat dua pasien. Yaitu, seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) yang baru pulang dari Malaysia dan seorang pelajar yang baru pulang dari Jerman.
Rumah Sakit DR Sarjito Yogykarta juga menerima seorang pasien lagi dengan gejala mirip flu babi. Sang pasien adalah mahasiswa Australia yang belajar di Yogyakarta. Sementara, seorang pasien yang sempat dirawat karena diduga flu babi diizinkan pulang karena kondisinya terus membaik.
Empat dari lima pasien terduga flu babi masih dirawat di ruang isolasi RS Karyadi, Semarang, Jateng, sedangkan seorang lainnya diizinkan pulang karena sudah sembuh. Semua pasien baru kembali dari Amerika Serikat mengikuti program pertukaran pelajar.
Seorang lagi pasien dugaan flu babi dirawat di RS Sanglah, Denpasar, Bali. Hingga kini jumlah pasien suspect flu babi di rumah sakit tersebut berjumlah 8 orang yang terdiri dari 3 warga Indonesia dan 5 warga asing.
Seorang turis Perancis harus dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Nusa Tenggara Barat di Mataram. Diduga pasien terjangkit flu babi sejak datang dari Thailand.
Menurut data departemen kesehatan Republik Indonesia (Depkes) per 12 Juli menyebutkan, jumlah pasien positif flu babi di Tanah Air mencapai 64 orang. Direktur Jenderal Pengendalian Sakit dari Depkes Tjandra Yoga Aditama menjelaskan hingga kini vaksin H1N1 belum ditemukan. "Di dunia baru ada sekitar September," katanya di Studio Liputan 6 SCTV, Jakarta. Namun, pola hidup sehat seperti mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga kebersihan bisa mencegah.
Menurut Tjandra, berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), hanya sebagian kecil penderita penyakit oleh virus H1N1 yaitu 0,4 persen yang meninggal dunia. Sisanya dapat disembuhkan.(BJK/YUS)
Di sejumlah daerah, pasien dugaan flu babi terus bertambah. Rumah Sakit Margono, Purwokerto, Jawa Tengah misalnya kini merawat dua pasien. Yaitu, seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) yang baru pulang dari Malaysia dan seorang pelajar yang baru pulang dari Jerman.
Rumah Sakit DR Sarjito Yogykarta juga menerima seorang pasien lagi dengan gejala mirip flu babi. Sang pasien adalah mahasiswa Australia yang belajar di Yogyakarta. Sementara, seorang pasien yang sempat dirawat karena diduga flu babi diizinkan pulang karena kondisinya terus membaik.
Empat dari lima pasien terduga flu babi masih dirawat di ruang isolasi RS Karyadi, Semarang, Jateng, sedangkan seorang lainnya diizinkan pulang karena sudah sembuh. Semua pasien baru kembali dari Amerika Serikat mengikuti program pertukaran pelajar.
Seorang lagi pasien dugaan flu babi dirawat di RS Sanglah, Denpasar, Bali. Hingga kini jumlah pasien suspect flu babi di rumah sakit tersebut berjumlah 8 orang yang terdiri dari 3 warga Indonesia dan 5 warga asing.
Seorang turis Perancis harus dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Nusa Tenggara Barat di Mataram. Diduga pasien terjangkit flu babi sejak datang dari Thailand.
Menurut data departemen kesehatan Republik Indonesia (Depkes) per 12 Juli menyebutkan, jumlah pasien positif flu babi di Tanah Air mencapai 64 orang. Direktur Jenderal Pengendalian Sakit dari Depkes Tjandra Yoga Aditama menjelaskan hingga kini vaksin H1N1 belum ditemukan. "Di dunia baru ada sekitar September," katanya di Studio Liputan 6 SCTV, Jakarta. Namun, pola hidup sehat seperti mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga kebersihan bisa mencegah.
Menurut Tjandra, berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), hanya sebagian kecil penderita penyakit oleh virus H1N1 yaitu 0,4 persen yang meninggal dunia. Sisanya dapat disembuhkan.(BJK/YUS)
Dr Ann Tan - Women & Fetal Centre
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
Cord Blood Banking with Cordlife
Store your baby's cord blood with Singapore's leading stem cell bank.
www.cordlife.com
Store your baby's cord blood with Singapore's leading stem cell bank.
www.cordlife.com
