Aneka Jamur di Mr. Mushroom Resto & Farm  

Julianus Kriswantoro
25/01/2010 08:58
Liputan6.com, Tanah Lot: Jamur mungkin bagi sebagian orang bisa jadi hanya penyedap atau pelengkap suatu masakan. Namun tidak demikian halnya di Bali. Di Pulau Dewata, jamur justru dijadikan menu utama segala jenis masakan lokal maupun internasional. Bahkan jamur dibudidayakan.

Seperti yang dilakukan Ida Susanti, pengusaha Mr. Mushroom Resto & Farm di Jalan Bay Pass Canggu, Tanah Lot, Bali. Di tempat Ida, jamur tidak hanya dijadikan makanan utama, tapi juga dibudiayakan. "Untuk budidaya jamur, kita sudah punya farm sendiri, dimana kapur, serbuk kayu, dicampur, kemudian dikasih bibit hingga dua atau tiga bulan muncul jamur, lalu kita bisa panen," kata Ida, baru-baru ini.

Budidaya jamur yang digeluti Ida sudah terkenal hingga mancanegara. "Pemasaran jamur di sini lewat internet, tamu dari luar ada yang makan di sini, diantar travel, kemudian dipasarkan juga melalui media cetak," kata Ida.

Sementara menu masakan di Mr. Mushroom Resto & Farm antara lain jamur telur asin, jamur asam manis, jamur betutu, jamur spageti, hingga jamur pasta. Semuanya serba jamur. Menurut salah seorang juru masak, Tubagus Maulana, jamur telur asin menjadi menu favorit para pengunjung. "Di sini yang laku jamur telur asin, jamur asam manis," kata Tubagus.

Namanya juga Mr. Mushroom Resto & Farm, semua yang dijual pasti serba jamur. Sampai-sampai masakan yang aslinya berbahan dasar ayam, ikan, atau daging, diganti menjadi jamur. Menurut Ida, jamur baik untuk kesehatan terlebih menjadi makanan paling disukai bagi para vegetarian. "Di sini mau mempopulerkan jamur buat orang yang belum vegetarian sehingga suka sayur-sayuran," kata Ida.(BJK)


Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code